"Saya sebagai Manager dari TP merasa malu dan gagal mendidik talent saya, dan menyatakan penyesalan sama kepada pihak korban, terkhusus saudari JA. Saya merasa menyesal tidak mengetahui informasi ini lebih cepat," imbuhnya.
Di akhir cuitannya, Jehian menegaskan bawah Turah siap mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Turah siap menerima sanksi lagi, misal keberadaan informasi tersebut ke publik. (yang sekarang terjadi), hingga sanksi2 lain jika JA belum merasa cukup. Saya juga sama seperti banyak orang, menunggu respon langsung dari Turah. Tapi untuk sekarang, That’s my side of the story," imbuhnya.
Baca Juga:Polisim Klaim Banjir Bandang Luwu Utara karena Alam, Bukan Illegal Logging