Muhammad Yunus
Senin, 02 November 2026 | 11:25 WIB
Akses jalan yang menghubungkan dua desa di Kabupaten Bangli, Bali, terputus setelah jebol akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bali, Senin (2/11) [SuaraBali.id/Humas Polres Bangli]
Baca 10 detik
  • Hujan lebat di Badung memicu longsor yang menimbun penginapan dan dua pengunjung pada Minggu malam.
  • Kantor SAR Denpasar mengerahkan sembilan personel untuk mencari korban yang tertimbun material longsor tersebut.
  • Hujan deras di Bangli menyebabkan jalan penghubung dua desa jebol dan memutus akses kendaraan.

SuaraBali.id - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Bali memicu tanah longsor di kawasan Eco Park Pelaga Glamping Retreat, Banjar Bukit Munduk Tiying, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Minggu (1/11/2026) malam.

Longsor tersebut menimbun satu unit bangunan penginapan. Dua orang pengunjung diduga masih tertimbun material longsor dan hingga Senin (2/11/2026) pagi belum diketahui identitasnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada Senin pukul 06.10 WITA.

"Berdasarkan informasi yang diterima, pemilik glamping mencurigai terdapat dua orang pengunjung yang berada di dalam bangunan saat longsoran tebing menimbun tempat menginap tersebut," kata Sidakarya, Senin (2/11/2026).

Peristiwa longsor itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 23.00 WITA. Sebelum tim SAR tiba, pengelola glamping bersama BPBD Kabupaten Badung, Camat Petang, dan Polsek Petang telah melakukan upaya pencarian awal.

Namun, pencarian terkendala hujan lebat dan akses menuju lokasi yang curam. Kondisi tersebut membuat upaya pencarian harus dihentikan sementara.

Setelah menerima laporan dari pengelola, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar memberangkatkan sembilan personel tim penyelamat ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Sidakarya mengatakan tim SAR akan mengutamakan keselamatan personel dengan mempertimbangkan kondisi medan dan cuaca selama operasi berlangsung.

Hingga Senin pagi, proses penanganan masih berlangsung. Pihak SAR belum menyampaikan perkembangan lebih lanjut mengenai keberadaan dua pengunjung yang diduga tertimbun.

Baca Juga: Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi

Tanah longsor menimbun satu unit tempat penginapan di kawasan Eco Park Pelaga Glamping Retreat, di Banjar Bukit Munduk Tiying, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, Senin (2/11) [SuaraBali.id/Humas Basarnas Bali]

Jalan Penghubung Dua Desa di Bangli Putus

Selain longsor di Badung, hujan deras juga menyebabkan jalan penghubung dua desa di Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali, jebol hingga akses kendaraan terputus.

Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Gede Gumiliarta, mengatakan kerusakan terjadi pada ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Banjar Pulasari Kawan, Desa Peninjoan, dengan Desa Bangbang.

Peristiwa tersebut diketahui pada Senin (2/11/2026). Menurut Gumiliarta, tingginya curah hujan diduga menjadi penyebab jalan jebol.

"Jalan jebol yang terjadi kemungkinan karena saluran air atau gorong-gorong tidak mampu mengalirkan besarnya debit air, akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi," ujarnya.

Akibat kerusakan itu, warga yang hendak melintas di antara kedua desa harus menggunakan jalur alternatif melalui Pulasari Kangin.

Load More