- Wakil Bupati Nurul Adha berpotensi memimpin Lombok Barat sendiri hingga 2029 akibat potensi hambatan birokrasi.
- Proses hukum Bupati nonaktif Lalu Ahmad Zaini yang ditangani KPK berpotensi memakan waktu hingga satu tahun.
- Dinamika politik dan kegagalan mencapai kesepakatan di DPRD Lombok Barat dapat memperlambat pengisian jabatan wakil bupati.
Apabila waktu terus berjalan hingga masa jabatan kepala daerah tersisa kurang dari 18 bulan, maka pengisian jabatan wakil bupati tidak lagi menjadi keharusan sesuai ketentuan yang berlaku.
Oleh karena itu, kata Ihsan, Nurul Adha berpeluang menjalankan pemerintahan Lombok Barat seorang diri sebagai kepala daerah tanpa wakil hingga akhir periode, apabila seluruh rangkaian proses pengisian jabatan tersebut tidak selesai dalam batas waktu yang ditentukan.
"Jadi, kondisi seperti saat Fauzan Khalid dulu sangat mungkin terjadi jika tidak ada kesepakatan politik antara berbagai pihak," katanya.
Sebelumnya KPK melakukan OTT terhadap LAZ pada 20 Juli 2026. Sehari kemudian, KPK menetapkan LAZ dan Direktur Utama PT AMGM Sudirman sebagai tersangka dugaan konflik kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa.
KPK juga menetapkan keduanya bersama Direktur Utama PT Meconel Sistim Instrument Alvonsus Gani sebagai tersangka dugaan suap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
KPK menduga LAZ menerima uang hingga Rp12,4 miliar dari praktik korupsi. Uang tersebut diduga terdiri atas Rp10,8 miliar yang berasal dari konflik kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa serta Rp1,6 miliar dalam bentuk suap setelah PT Meconel Sistim Instrument memenangkan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional
-
Anggaran PON 2028 Rp1 Triliun, DPRD NTB Pilih Mundur Jadi Tuan Rumah
-
Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta
-
WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari
-
Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali