Muhammad Yunus
Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:34 WIB
Korban selamat kabal terbakar KMP Putri Yasmin [SuaraBali.id/Buniamin]
Baca 10 detik
  • Mahasiswi bernama Aula dan sahabatnya menyelamatkan diri setelah KMP Putri Yasmin terbakar di laut pada rabu pagi.
  • Aula terombang-ambing selama empat jam di laut lepas sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh sebuah speedboat asing.
  • Sahabatnya yang bernama Indah ditemukan meninggal dunia di atas speedboat setelah terpisah akibat ombak kuat.

Ombak kemudian memisahkan mereka.

Arus laut yang kuat membuat tubuh mereka perlahan menjauh. Tenaga yang semakin terkuras membuat Aula tak lagi mampu berbuat banyak.

Di tengah laut lepas, ia hanya bisa bertahan dengan pelampung yang dikenakannya.

Waktu terasa berjalan sangat lambat.

Satu jam.

Dua jam.

Hingga akhirnya sekitar empat jam berlalu.

Aula masih mengapung seorang diri, menunggu pertolongan yang tak kunjung datang.

Empat Jam Menunggu Keajaiban

Baca Juga: Update Kebakaran KMP Putri Yasmin: Korban Selamat Terus Bertambah, 39 Penumpang Baru Tiba di Lembar

Dalam kondisi lelah dan tubuh yang mulai kehilangan tenaga, Aula hanya bisa berharap ada kapal yang melihat keberadaannya.

Harapan itu akhirnya datang.

Sebuah speedboat melintas dan menemukan Aula sekitar pukul 08.00 WITA. Speedboat tersebut dikemudikan seorang warga negara asing (WNA).

Aula berhasil dievakuasi.

Namun, keselamatan yang seharusnya menjadi kabar bahagia justru berubah menjadi tangisan paling memilukan.

Begitu naik ke speedboat, Aula melihat seseorang terbaring.

Load More