- BMKG Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di enam wilayah pesisir Bali.
- Fenomena pasang maksimum air laut tersebut dipicu oleh fase bulan perigee dan bulan baru pada Agustus 2026.
- Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas warga di pelabuhan, pemukiman pesisir, tambak garam, serta perikanan darat.
Karakteristik Utama Bulan Perigee:
-Jarak ke Bumi: Pada posisi perigee, jarak Bulan ke Bumi menyusut menjadi sekitar 356.400–370.000 km, lebih dekat dibandingkan jarak rata-ratanya yang sekitar 384.400 km.
-Fenomena Supermoon: Jika titik perigee bertepatan dengan fase Bulan Purnama (Full Moon), Bulan akan terlihat hingga 14% lebih besar dan 30% lebih terang dibandingkan saat berada di titik terjauh. Fenomena ini dikenal sebagai Supermoon.
-Dampak Pasang Surut: Tarikan gravitasi Bulan menjadi lebih kuat saat berada di perigee, yang dapat memicu pasang air laut lebih tinggi dari biasanya (pasang perigean).
-Kebalikan (Apogee): Kebalikan dari perigee adalah apogee (apogeum), yaitu titik terjauh Bulan dari Bumi (sekitar 405.000 km), yang sering membuat Bulan Purnama tampak lebih kecil (Micromoon).
Kontributor : M Dafi
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Bayi Dijual Rp35 Juta di Tiktok Terbongkar
-
BRI Prioritas Tambahkan 27.000 GarudaMiles, Perjalanan Nasabah Makin Berkesan
-
Kekerasan Seksual Santriwati di Lombok Tengah, DPR Wanti-wanti Polisi: Jangan Lindungi Pelaku
-
BRI Private Dukung Gaya Hidup Sehat Nasabah Lewat Premium Medical Check Up
-
BRI InFrame 2026 Resmi Dimulai, Angkat Potret Ekonomi Kerakyatan Indonesia