- PT Danantara dan PT Denera membangun fasilitas PSEL di Pedungan, Denpasar dengan investasi Rp3 triliun mulai Juli 2026.
- Fasilitas PSEL menggunakan teknologi modern ramah lingkungan yang ditargetkan beroperasi penuh untuk menuntaskan masalah sampah Bali tahun 2028.
- Proyek strategis ini diproyeksikan mampu menurunkan emisi sebesar 80 persen serta menciptakan 1.200 lapangan kerja hijau bagi masyarakat.
SuaraBali.id - Sengkarut masalah sampah di Bali yang sudah menjadi sorotan internasional kini mulai serius dibenahi dengan dibangunnya fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) pertama dengan nilai investasi mencapai Rp 3 triliun.
Proyek besar ini akhirnya direalisasikan oleh PT Danantara Investment Management (DIM) bersama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) pada Rabu 8 Juli 2026 setelah berbagai kontroversi yang muncul sejak adanya larangan pembuangan sampah langsung atau open dumping di TPA Suwung Denpasar.
PSEL yang dibangun di kawasan Pedungan Denpasar Selatan ini ditargetkan akan rampung dan mulai beroperasi pada semester 1 tahun 2028.
CEO Danantara, Rosan Roeslani mengatakan bahwa teknologi yang digunakan untuk PSEL Bali ini sudah terbukti di 50 negara.
"Ini adalah teknologi yang bisa mengambil semua sampah yang ada. Mau sampah baru, mau sampah lama bisa diambil atau diserap," Ujarnya.
Menurutnya teknologi pengolahan sampah ini akan bersih dan tidak bau, seperti halnya yang sudah disaksikannya di China.
"Di sana malah dibangun di kawasan pemukiman elite seperti di Pondok Indah, di tengah-tengahnya itu ada PSEL nya. Karena bersih dan tidak bau bahkan di belakangnya dibangun taman bacaan dan rekreasi untuk anak-anak," Katanya.
Ia berharap nantinya tempat pembuangan sampah di Indonesia bisa seperti demikian sehingga tidak lagi kotor dan dihindari.
Sementara itu Gubernur Bali, I Wayan Koster mengungkap bahwa peresmian ini sengaja dilakukan di hari Rabu Umanis Medangsia yang menurut kepercayaan Bali adalah hari yang baik yang dimaknai memuliakan bumi Pertiwi sehingga pemrosesannya bisa berjalan lancar.
Ia pun menjelaskan bahwa lahan untuk PSEL Bali ini diberikan oleh Wali Kota Denpasar dan Pelindo Bali seluas 6 hektar yang terletak di dekat pelabuhan Benoa dan Tol Bali Mandara.
Baca Juga: Bali Mulai Bangun Pabrik Sampah Jadi Listrik, Rp3 Triliun Pakai Teknologi 50 Negara
"Ini adalah lokasi yang sangat strategis," Tegasnya. Menurutnya upaya mematangkan lahan proyek pengolahan sampah ini juga dilakukan oleh Bupati Badung dengan biaya sebesar Rp 35 miliar.
"Jumlah ini tidak ada artinya untuk Badung karena hotelnya banyak. Jadi kalau ini bersih kan akan sangat bagus untuk pariwisata," Jelasnya.
Dengan adanya pembangunan PSEL yang dijanjikan bisa rampung pada Oktober 2027 ini diharapkan masalah sampah di Bali bisa tuntas sehingga bukan hanya ekosistem masyarakat yang diselamatkan tapi juga citra pariwisata Bali.
Sebagaimana disebutkan bahwa PSEL Bali dirancang menggunakan teknologi moving grate incinerator, teknologi yang digunakan mayoritas fasilitas PSEL yang beroperasi di dunia.
Teknologi ini dipilih karena keandalan operasionalnya dinilai sudah terbukti serta sesuai karakteristik sampah perkotaan di Indonesia.
Selain itu fasilitas PSEL Bali dirancang mengikuti standar lingkungan Eropa, atau European Industrial Emissions Directive (EU IED), sebagai acuan pengendalian emisi yang ketat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Musim Menetas! 23 Telur King Kobra Ditemukan di Kebun Warga
-
Awas Maling! Polda NTB Terjunkan Tim Khusus Selama MotoGP Mandalika 2026
-
Menteri Hukum: Karya 100 Persen Buatan AI Tidak Dapat Perlindungan
-
BRI Junio Bawa Nuansa Mobile Legends ke Kartu Debit, Lengkap dengan Beragam Benefit Nasabah
-
Bukan Lagi Harga Turis, Makanan UMKM di MotoGP Mandalika 2026 Dijamin Masuk Akal