Bambang, pemilik bengkel motor di Lombok Barat saat memperbaiki kendaraan [Suarabali.id/Buniamin]
Baca 10 detik
- Harga pelumas kendaraan di Lombok Barat mengalami kenaikan rata-rata Rp10.000 per botol sejak dua bulan terakhir.
- Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menjadi pemicu kenaikan harga rutin pada suku cadang.
- Masyarakat diimbau waspada terhadap peredaran oli palsu dengan memeriksa kondisi kemasan secara teliti sebelum melakukan pembelian.
Salah satu tips untuk bisa membedakan antara oli palsu dan asli yaitu pada kemasan. Jika kemasannya buram atau warnanya jelas sekali atau tidak normal maka bisa diduga itu palsu.
"Lihat di plastik. ada tulisan yang buram atau terang banget. tutup oli tidak kuat atau lembek," katanya.
Disamping itu, untuk biaya service sejauh ini tidak ada perubahan harga. Namun, hal ini juga tergantung dari masing-masing bengkel dan jenis service yang dilakukan pengendara.
"Biaya service motor, tergantung jenis service," pungkasnya.
Kontributor : Buniamin
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji
-
Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus
-
Dua WN China Curi Uang Bule Australia Rp27 Juta di Penerbangan Jakarta-Denpasar
-
Karyawan Maskapai di Bandara Bali Tilap Duit Perusahaan Rp600 Juta untuk Judol
-
Pendidikkan Coding Wajib di 2027, Potensi Pengembangan AI Indonesia Dilirik Investor Polandia