- Pelindo Pelabuhan Benoa Denpasar kembali beroperasi normal setelah tutup Nyepi melayani kapal pesiar Belanda MS Volendam.
- Kapal pesiar Belanda tersebut tiba Jumat (20/3) pukul 07.00 WITA membawa 975 penumpang dan 617 kru.
- Pelabuhan Benoa juga melayani arus mudik Lebaran 2026 dengan proyeksi melayani 4.480 penumpang dalam delapan kunjungan.
SuaraBali.id - Pelindo cabang Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, kembali buka setelah tutup sementara 24 jam selama Hari Suci Nyepi dengan melayani kapal pesiar berbendera Belanda.
“Pelindo memastikan operasional pelabuhan dapat kembali berjalan optimal setelah periode Nyepi, sekaligus tetap mendukung kelancaran arus mudik dan aktivitas pariwisata,” kata General Manager Pelabuhan Benoa Anak Agung Gde Agung Mataram di Denpasar, Jumat (20/3).
Kapal pesiar MS Volendam berlabuh di Pelabuhan Benoa Denpasar pada Jumat pukul 07.00 WITA, atau satu jam setelah pelabuhan buka kembali usai Nyepi.
Kapal pesiar dengan panjang 237 meter itu membawa sebanyak 975 orang penumpang dan 617 orang kru yang melayani rute dari Australia menuju Singapura.
Sebelum singgah di Benoa, Bali, kapal pesiar itu sempat singgah di Pulau Komodo dan bertolak ke Pelabuhan Benoa untuk sandar selama satu malam dan selanjutnya ke Singapura dijadwalkan pada Sabtu (21/3) pukul 17.00 WITA.
Agung menambahkan pihaknya telah melakukan pengaturan untuk memastikan kelancaran angkutan mudik dan juga kapal pesiar sebelum dan setelah Nyepi.
“Penyesuaian operasional dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, serta kelancaran pelayanan kapal dan penumpang,” ucapnya.
Di sisi lain, Pelabuhan Benoa juga telah melayani arus penumpang angkutan Lebaran 2026, dengan keberangkatan kapal penumpang Pelni menuju sejumlah wilayah di Nusa Tenggara yang menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat menjelang hari raya.
Selama berdirinya posko angkutan Lebaran 2026, arus mudik di Benoa dilayani oleh tiga kapal milik BUMN Pelni.
Baca Juga: MUI: Muslim Wajib Jaga Keheningan Saat Umat Hindu Rayakan Nyepi
Angkutan Lebaran di Pelabuhan Benoa dilayani tiga armada yakni KM Awu, Tilongkabila dan Binaiya.
Sedangkan KM Leuser dialihkan untuk membantu arus penumpang yang lebih padat saat mudik Lebaran di pelabuhan lainnya.
Berdasarkan data perkiraan sementara periode 7 Maret hingga 7 April 2026, Pelabuhan Benoa diproyeksikan melayani sekitar 4.480 penumpang dengan total delapan kunjungan kapal.
Adapun proyeksi tersebut menurun dibandingkan periode angkutan Lebaran 2025, yang saat itu Pelabuhan Benoa melayani 7.424 penumpang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
45 Telur King Kobra Ditemukan Dekat Rumah Warga Tabanan
-
Lombok Tengah Masih Siaga Kekeringan
-
Tim SAR Tetap Lanjutkan Pencarian Dua Korban Longsor Pelaga
-
Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional
-
Anggaran PON 2028 Rp1 Triliun, DPRD NTB Pilih Mundur Jadi Tuan Rumah