Muhammad Yunus
Selasa, 24 Februari 2026 | 17:22 WIB
Suasana penjual takjil di jalan Majapahit Kota Mataram [Suarabali.id/Buniamin]
Baca 10 detik
  • Kota Mataram menjadi ramai dengan pusat takjil yang tersebar strategis di berbagai lokasi utama.
  • Teras Udayana menjadi Kampoeng Kuliner Ramadan yang difasilitasi Pemkot Mataram sejak pukul 16.00 WITA.
  • Jalan Majapahit menawarkan etalase kuliner panjang yang mudah diakses untuk minuman segar dan lauk pauk siap santap.

Bagi keluarga yang mencari lauk pauk, Jalan Majapahit adalah "penyelamat" dengan banyaknya pilihan sayur matang dan lauk khas rumahan yang siap santap.

Salah seorang pemburu takjil di Jalan Majapahit, Erlina mengatakan sudah menjadi lokasi andalan untuk memilih menu berbuka.

Pasalnya, sepanjang trotoar tepatnya di depan Kantor PUPR Provinsi NTB hingga Taman Budaya berjejer pelaku usaha kuliner.

Menu yang disajikan juga sangat beragam, sehingga cukup di satu tempat bisa memilih banyak menu.

“Ini lebih banyak pilihan ya. Jadi kita bisa di satu tempat saja sudah bisa pilih sesuai yang kita suka,” katanya Selasa (24/2/2026)

3. Lapangan Pagutan Permai

Bagi masyarakat yang ingin suasana lebih santai dan jauh dari kebisingan kendaraan besar, Lapangan Pagutan Permai bisa menjadi pilihan masyarakat Kota Mataram.

Berada di tengah kawasan pemukiman atau perumahan warga, pasar takjil di sini memiliki nuansa keakraban yang kental.

Pusat takjil di lokasi ini sudah berlangsung cukup lama setiap bulan ramadan.

Baca Juga: Resep Takjil Unik: Kopi Susu Rempah, Minuman Jahe Merah Menyegarkan

Meskipun berada di area perumahan, ragam menu yang ditawarkan tidak kalah bersaing. Lapangan ini menjadi surga bagi pemburu jajanan pasar klasik.

Di sini, interaksi antara pedagang dan pembeli terasa lebih hangat, menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang hidup setiap sorenya.

Kontributor: Buniamin

Load More