- Pemprov NTB mengklarifikasi tidak ada penelantaran warga Malaysia bernama Norida Ayob; ia telah menerima bantuan sosial.
- Norida dan suaminya berpisah tahun 2024; Badi telah memberikan Rp20 juta untuk urusan paspor dan kepulangan.
- Masalah hukum saat ini adalah kewarganegaraan Norida karena kepemilikan KTP Indonesia yang seharusnya tidak dimiliki.
Artinya, selama sekitar 18 tahun menikah Norida dipastikan tidak terlantar.
“Anak-anak mereka sekolah seperti biasa. Bahkan Norida ini masuk ke data penerima bantuan sosial. Suaminya ini bekerja di ekspedisi,” katanya.
Saat ini yang menjadi masalah hukum adalah kewarganegaraan Norida. Karena seharusnya, Norida masih sebagai warga negara Malaysia.
“Yang menjadi masalah hukum adalah KTP Indonesia-nya. Ini urusan Imigrasi,” katanya.
KTP itu didapatkan pada saat paspor Norida sudah tidak berlaku atau mati.
Dimana, suaminya waktu itu membuatkan KTP dengan alamat tempat tinggal yaitu di Lombok Tengah.
“Itu harusnya tidak boleh. Sampai hari ini masih menjadi persoalan. Untuk hak asuh anaknya untuk anak pertama mengikuti ibunya ke Malaysia dan yang kedua masih tinggal bersama bapaknya di Lombok,” katanya.
Pemprov NTB menegaskan tidak ada penelantaran terhadap Norida seperti pemberitaan saat ini.
Karena berdasarkan informasi yang didapatkan dari mantan suaminya, bahwa Norida juga tidak pernah mengatakan adanya penelantaran.
Baca Juga: Longsor Setebal 1,5 Meter Timbun Jalur Rinjani, Bagaimana Nasib Wisatawan dan Warga?
“Norida juga tidak pernah mengatakan hal serupa kepada media. Entah dari mana itu. Kan mustahil. Kalau setahun saja terlantar tidak mungkin bertahan hingga 18 tahun. Secara logika ini tidak masuk akal,” tutupnya.
Kontributor: Buniamin
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI, Hadir Serentak di 131 Lokasi
-
3 Warga Negara Israel Diduga Anggota IDF Berprilaku Kasar di Bali
-
Pukul Pacar, Dokter di Bali Ditetapkan Tersangka dan Ditahan
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan