- BAB VI Kurikulum Merdeka Kelas X Bahasa Indonesia mengajarkan siswa untuk berkarya dan berekspresi melalui puisi.
- Artikel ini membahas kunci jawaban halaman 249 mengenai puisi "Tuhan, Kita Begitu Dekat" karya Abdul Hadi W. M.
- Puisi tersebut secara esensial menggambarkan hubungan erat, kehangatan, dan kedekatan spiritual penulis dengan Tuhan.
SuaraBali.id - Dalam mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X Kurikulum Merdeka BAB VI membahas mengenai Puisi.
Melansir dari buku Bahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas X (2023) karya Fadillah Tri Aulia, Sefi Indra Gumilar dan Alvian Kurniawan dalam BAB tersebut siswa diajarkan untuk berkarya dan berekspresi melalui puisi.
Pada halaman 249 terdapat puisi yang berjudul “Tuhan, Kita Begitu Dekat”. Sementara itu tepat dibawahnya ada sejumlah pertanyaan mengenai puisi tersebut. Berikut kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 249.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 249
Tuhan, Kita Begitu Dekat
Karya Abdul Hadi W. M.
Tuhan,
Kita begitu dekat
Sebagai api dengan panas
Baca Juga: Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IX 'Evaluasi' Halaman 120: Ekonomi Digital
Aku panas dalam apimu
Tuhan,
Kita begitu dekat
Seperti kain dengan kapas
Aku kapas dalam kainmu
Tuhan,
Kita begitu dekat
Seperti angin dan arahnya
Kita begitu dekat
Dalam gelap
kini aku nyala
dalam lampu padammu
Berdasarkan puisi di atas, pilihlah salah satu jawaban dan sampaikan alasan atau penjelasannya!
1. Puisi tersebut berkisah tentang…
a. kepasrahan
b. kesunyian
c. ketuhanan
d. kesendirian
Jawaban: C. Ketuhanan
Alasan: Puisi ini menggambarkan hubungan erat antara penulis dan Tuhan melalui penggunaan metafora positif dan ekspresi kepasrahan. Metafora seperti “api dengan panas”, “kain dengan kapas” dan “angin dengan arahnya” menciptakan citra kehangatan dan kedekatan spiritual. Ungkapan kepasrahan dalam baris-baris tertentu menunjukkan fokus pada aspek ketuhanan dan hubungan dengan Tuhan.
2. Hal yang kamu rasakan setelah membaca puisi tersebut adalah ….
a. rasa resah gelisah
b. rasa rindu dan syahdu
c. rasa sedih dan perih
d. rasa tenang dan khidmat
Jawaban: D. Rasa Tenang dan Khidmat
Alasan: Keseluruhan nada dan ekspresi puisi menciptakan suasana ketenangan dan khidmat. Metafora yang positif, ungkapan kepasrahan, dan penekanan pada kehadiran Tuhan dalam kegelapan menciptakan perasaan damai dan tenteram.
3. Apa Kesan yang timbul setelah membaca puisi tersebut?
a. Kehangatan dan kedekatan dengan Tuhan
b. Kesendirian dan kegelapan
c. Keterikatan seperti elemen alam
d. Ketidakpastian dan kebingungan
Jawaban: A. Kehangatan dan Kedekatan dengan Tuhan
Alasan: Kesan yang muncul setelah membaca puisi adalah kehangatan dan kedekatan dengan Tuhan. Metafora yang menciptakan citra kehangatan, ekspresi kepasrahan, dan pilihan kata-kata positif seperti “dekat” dan “hangat” memberikan Kesan hubungan yang erat dan akrab dengan Tuhan.
4. Bagaimana puisi ini menggambarkan hubungan dengan Tuhan?
a. Sebagai hubungan yang dingin dan jauh
b. Sebagai hubungan yang erat dan penuh cinta
c. Sebagai hubungan yang penuh konflik
d. Sebagai hubungan yang ambigu dan tidak jelas
Jawaban: B. Sebagai hubungan yang erat dan penuh cinta
Alasan: Puisi ini menggambarkan hubungan dengan Tuhan sebagai sesuatu yang erat dan penuh cinta melalui penggunaan metafora positif, ekspresi kepasrahan, dan penekanan pada keberadaan Tuhan sebagai sumber Cahaya dalam kegelapan.
5. Apa pesan yang ingin disampaikan oleh penulis melalui puisi ini?
a. Kedalaman hubungan dengan Tuhan
b. Ketergantungan pada elemen alam
c. Kekuatan spiritual dalam kegelapan
d. Ketidakpastian dalam hubungan dengan Tuhan
Jawaban: A. Kedalaman hubungan dengan Tuhan
Alasan: Pesan utama yang ingin disampaikan oleh penulis adalah tentang kedalaman dan keintiman dalam hubungan spiritual dengan Tuhan. Metafora, ungkapan kepasrahan dan penekanan pada kekuatan spiritual dalam kegelapan mengindikasikan pesan tersebut.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Indosat Ungkap Pertahanan Scam di Era AI, 224 Juta SMS Penipuan Diblokir Sebelum Masuk ke Pelanggan
-
Menteri Perumahan Apresiasi BRI Dalam Perluasan Pembiayaan Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Nurul Adha Terancam Pimpin Lombok Barat Sendirian hingga 2029, Ini Penyebabnya
-
BRI Kartu Kredit Hadirkan Promo Hemat 25% untuk Boost Harimu
-
9 Oleh-Oleh Bali Favorit Wisatawan, Falala Chocolate Jadi Pilihan Nomor 1