- Banjir rob melanda Kampung Bugis Mataram pada Rabu (21/1) malam akibat cuaca ekstrem, merusak 18 rumah warga.
- Sebanyak 18 rumah dilaporkan rusak akibat hantaman gelombang, memaksa sejumlah warga untuk mengungsi sementara ke kerabat atau masjid.
- Pemerintah Kota Mataram mendata 25 KK terdampak serta telah menyiapkan posko logistik dan dapur umum sebagai tanggap darurat.
“Roboh juga rumah tetangga saya sekitar tiga rumah di samping saya ini,” katanya.
Pemerintah katanya sudah datang memantau kondisi warga. Belum ada janji apa-apa yang diterima hanya pendataan saja oleh petugas.
“Kita di data saja tadi,” ungkapnya.
Kondisi saat ini katanya tidak hanya kali ini saja. Namun karena sudah beranak pinak di kampung tersebut, mereka sudah merasa terbiasa.
“Kita sudah merasa terbiasa dan kalau sudah besar sekali kita pindah ke lokasi yang lebih aman,” tuturnya.
Warga lainnya juga merasakan hal yang sama. Meski tempat tinggal tidak rusak parah, namun barang elektronik yang dimiliki sudah tidak bisa diselamatkan lagi seperti TV, kulkas dan lainnya.
“Barang elektronik sudah rusak semua,” kata Ana saat ditemui usai menutup rumah dengan karung berisi pasir.
Gelombang yang menghantam rumahnya mengakibatkan pagar luar rusak. Air laut masuk kedalam dan untuk bisa mengeluarkan air tersebut, dia terpaksa menjebol tembok bagian belakang rumahnya.
“Terpaksa kita jebol. Karena air yang masuk dan tidak bisa keluar. Jadi terpaksa ini kita jebol agar keluar lewat belakang,” katanya.
Baca Juga: Fase Purnama, 7 Wilayah di Bali Harus Waspada Banjir Rob Diantaranya Denpasar Dan Tabanan
Melihat cuaca saat ini, Ana sementara waktu memilih tinggal bersama keluarga di tempat yang lebih aman dan belum berani untuk kembali.
Barang yang bisa diselamatkan sudah dipindah ke tempat yang lebih aman.
“Belum berani untuk kembali. Kita juga belum tahu kapan akan memperbaikinya,” katanya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Mataram sedang mendata kerusakan yang terjadi. Dimana, berdasarkan data sementara sebanyak 18 rumah rusak.
Selain itu, 25 kepala keluarga (KK) atau 100 jiwa terdampak.
Pemkot Mataram juga sudah membuatkan posko logistic, dapur umum hingga posko pengungsian bagi warga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Indosat Ungkap Pertahanan Scam di Era AI, 224 Juta SMS Penipuan Diblokir Sebelum Masuk ke Pelanggan
-
Menteri Perumahan Apresiasi BRI Dalam Perluasan Pembiayaan Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Nurul Adha Terancam Pimpin Lombok Barat Sendirian hingga 2029, Ini Penyebabnya
-
BRI Kartu Kredit Hadirkan Promo Hemat 25% untuk Boost Harimu
-
9 Oleh-Oleh Bali Favorit Wisatawan, Falala Chocolate Jadi Pilihan Nomor 1