- Monumen Jenderal Van Ham di Mataram menjadi bukti sejarah gugurnya ia dalam pertempuran melawan Kerajaan Mataram tahun 1849
- Makam Loang Baloq dan Makam Bintaro merupakan situs wisata religi penting yang dikunjungi masyarakat lokal maupun luar daerah
- Dinas Pariwisata Kota Mataram berupaya mengembangkan potensi wisata sejarah seperti makam pahlawan dan tokoh agama setempat
SuaraBali.id - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki banyak sekali wisata sejarah. Sejumlah makam pahlawan hingga tokoh agama menjadi wisata religi dan sejarah baik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Salah satu makam yang banyak dikunjungi khusus orang-orang belanda yaitu monument general major PPH Van Ham.
Dimana, berdasarkan informasi yang ada pada 5 Juli 1849 silam, ekspedisi Belanda yang dipimpin oleh Jendral JAPPH Van Ham tiba di Pelabuhan Ampenan.
Dalam ekspedisi tersebut, terjadi pertempuran pasukan Belanda dengan pasukan Kerajaan Mataram.
Sehingga menewaskan Mayor Jenderal Van Ham. Jenazah jendral tersebut dimakamkan di dekat Makam Umat Hindu di Karang Jangkong Kota Mataram dan sekitar 1 km dari pusat Kota Mataram kala itu.
Di tempat tersebut didirikan monumen peringatan gugurnya van Ham. Sampai saat ini, monumen tersebut sering dikunjungi wisatawan Belanda yang berkunjung ke Kota Mataram.
Sebagai salah satu upaya identifikasi dan pengembangan potensi wisata sejarah yang ada di Kota Mataram, Dinas Pariwisata melakukan pemantauan.
Karena penataan tidak saja dilakukan di destinasi wisata alam, melainkan juga wisata sejarah atau heritage.
“Keberadaan makam ini menjadi bukti sejarah perjalanan panjang pulau Lombok serta simbol toleransi dan akulturasi budaya yang unik. Situs sejarah berada di kawasan suci Pura,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Cahya Samudra.
Baca Juga: Wajib Dibawa Pulang! 7 Oleh-Oleh Khas Bali Paling Unik
Tidak saja monument PPH. Van Ham, di Kota Mataram juga terdapat makam yang dikeramatkan oleh masyarakat.
Bahkan dalam berbagai acara besar keagamaan sering menjadi pusat kegiatan. Seperti Makam Loang Baloq dan Makam Bintaro.
Di Makam Loang Baloq yang ada di Kecamatan Sekarbela tersebut terdapat beberapa makam tokoh agama salah satunya seperti Syekh Gaus Abdul Razak.
Di destinasi wisata tersebut tidak saja makam tokoh-tokoh penyebar agama Islam, melainkan juga destinasi wisata pantai sehingga melengkapi tempat rekreasi masyarakat.
Uniknya di makam Loang Baloq, terdapat pohon beringin besar yang menyelimuti makam tersebut.
Akar-akar pohon beringin sering diikat oleh para pengunjung sambil mengucapkan doa-doa atau keinginannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Dua Kali Sebulan Terbakar! 2 Hektare Hutan Gunung Batur Kintamani Ludes
-
BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun, Laba Bersih Tembus Rp31,2 Triliun di T2 2026
-
Karhutla Meluas di Bali, BMKG Prediksi Kemarau Lebih Panjang
-
Bait Manis Kerajaan Oleh-Oleh Bali: Menjelajah Perjalanan Pie Susu Sissy Taklukan Pasar Nusantara
-
Mahasiswa hingga Ibu Rumah Tangga Rebutan Jadi Relawan MotoGP Mandalika, Apa Menariknya?