Muhammad Yunus
Minggu, 04 Januari 2026 | 14:27 WIB
Ilustrasi: Melawan rasa malas di hari pertama kerja usai libur panjang [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Liburan menghilangkan rutinitas padat harian, namun setelahnya timbul rasa malas bekerja kembali.
  • Motivasi diri dengan mengingat tujuan bekerja seperti mengumpulkan rezeki untuk keluarga dan liburan mendatang.
  • Tips mengatasi rasa malas adalah menghindari kemacetan dan memanfaatkan waktu istirahat di kantor secara santai.

SuaraBali.id - Berhari – hari menghabiskan waktu liburan bersama keluarga maupun kerabat, seringkali membuat anda lupa dengan rutinitas setiap hari yang membosankan.

Dimana aktivitas padat bersamaan dengan deadline – deadline tanpa henti setiap harinya hingga membuat tubuh hanya beristirahat kurang dari 8 jam.

Rutinitas tersebut yang akan diulang – ulang setiap harinya, setiap minggunya, bahkan setiap tahunnya.

Tak heran, saat liburan atau hari dimana bisa mengambil cuti tiba, rasa bahagia dan lega muncul begitu saja.

Pun sebaliknya, ketika liburan telah usai, otak Kembali tegang dan jauh dari kata rileks, karena harus memikirkan Kembali deadline yang sempat ditinggalkan.

Hal ini membuat anda seringkali merasa malas untuk masuk kerja Kembali, setelah beberapa hari santai menikmati liburan.

Bagaimana cara melawan rasa malas tersebut dan Kembali bersemangat menyambut deadline di tempat kerja? Berikut tipsnya:

1. Motivasi Diri Bekerja untuk Liburan

Setelah beberapa hari off bekerja dan menikmati liburan bersama keluarga, akan terasa berat ketika hari libur itu telah usai.

Baca Juga: 5 Tempat Wisata Sekaligus Bikin Anak Pintar di Bali

Badan akan secara otomatis menolak untuk berangkat kerja.

Hal pertama yang bisa dilakukan yakni memotivasi diri sendiri untuk semangat bekerja, memulai hari dengan penuh energi.

Motivasilah diri anda, bahkan anda bekerja, mengumpulkan pundi – pundi untuk keluarga, dan untuk menyenangkan diri sendiri, misalnya liburan.

Dengan begitu semangat anda untuk bekerja akan Kembali lagi.

2. Jangan jadikan Deadline sebagai Beban

Memikirkan pekerjaan biasanya akan membuat otak cepat Lelah, bahkan menjadi tidak nyaman melakukan kegiatan lainnya.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya anda jangan menjadikan deadline pekerjaan sebagai beban.

Dengan lebih rileks memikirkan deadline pekerjaan, nantinya semangat bekerja anda akan Kembali seperti semula.

Sambutlah deadline dengan suka cita, meskipun tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun dengan pikiran yang lebih rileks akan memudahkan pekerjaan anda.

3. Hindari jalur – jalur kemacetan

Selain menyiapkan diri sendiri, baik itu tubuh maupun otak, anda juga perlu memikirkan cara praktis untuk sampai ke tempat kerja.

Misalnya, dengan menghindari jalur – jalur kemacetan, yang bisa menguras emosi.

Posisi tubuh yang sudah menolak (malas) bekerja itu akan lebih mendapat dukungan lagi, ketika anda salah memilih jalan, sehingga terjebak macet.

Pikiran yang menolak bekerja, ditambah dengan situasi jalanan macet, akan membuat semakin kacau.

Bisa jadi anda memilih untuk putar balik ke rumah, sehingga memutuskan bolos dihari pertama kerja.

4. Manfaatkan waktu di Tempat Kerja

Jangan terlalu fokus dengan pekerjaan (deadline) ketika berada di tempat kerja.

Anda harus bisa membagi waktu antara bekerja dan istirahat.

Saat istirahat, gunakan waktu sebaik mungkin untuk mengobrol soal liburan mungkin bersama rekan kerja, maupun hanya bersenda gurau.

Hal ini akan membantu pikiran anda lebih rileks, dan merasa nyaman ketika berada di tempat kerja, sehingga semangat kerja itu tetap terbangun dengan baik.

Itulah beberapa tips anti malas saat hari pertama kerja usai menikmati libur Panjang bersama keluarga.

Semoga membantu ya!

Kontributor : Kanita

Load More