- Sejarah Bali yang kaya menarik wisatawan global, berakar dari perannya sebagai pusat persebaran Agama Hindu Indonesia.
- Museum Bali di Denpasar memamerkan artefak budaya, sementara Goa Gajah di Gianyar berasal dari abad ke-11.
- Beberapa situs warisan penting meliputi Desa Penglipuran terkenal, Kerta Gosa dari 1700 Masehi, dan Pura Besakih.
SuaraBali.id - Pulau Bali kental akan sejarah dan warisan budayanya. Faktor itu juga yang membuat wisatawan dari seluruh dunia tertarik untuk berkunjung ke pulau yang luasnya tidak mencapai 1 persen dari luas Indonesia ini.
Keunikan Pulau Bali berasal dari peristiwa sejarah yang menjadikan Bali sebagai pusat persebaran Agama Hindu Bali di Indonesia.
Agama Hindu berkembang pesat di Bali sejak berabad-abad lalu hingga mewarisi tonggak sejarah yang tersebar di seluruh pulau.
Puing-puing sejarah yang tersimpan dalam bentuk budaya warisan hingga bangunan istana utuh kini masih dapat dinikmati oleh wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata.
Berikut beberapa rekomendasi tempat wisata yang menghadirkan latar sejarah dan budaya Bali.
1. Museum Bali
Terletak di tengah Kota Denpasar, Museum Bali bisa menjadi pilihan yang sangat mudah diakses bagi wisatawan.
Pengunjung hanya perlu membeli tiket dan sudah bisa mengakses ragam Gedung yang berada di museum ini.
Beragam peninggalan budaya Bali seperti peralatan hingga benda-benda kuno dipamerkan di Museum Bali.
Baca Juga: Terungkap! 5 Destinasi Internasional Ini Bawa Lonjakan Turis ke Bali, Apakah Kota Favoritmu?
Museum ini terletak di Jalan Mayor Wisnu, Denpasar dan letaknya yang bersebelahan dengan Lapangan Puputan Badung dan Pura Jagatnatha.
2. Desa Penglipuran
Desa yang berada di Kabupaten Bangli ini adalah salah satu desa yang masih mewarisi keunikan budaya mereka sejak ratusan tahun lalu.
Pemandangan rumah tradisional ala Bali zaman dulu masih diwarisi oleh penduduk Desa Penglipuran masa kini.
Selain itu, des aini juga pernah dinobatkan UNESCO sebagai desa adat paling bersih di dunia. Desa ini berjarak 44 kilometer dari Kota Denpasar dan dapat ditempuh selama 1,5 jam.
3. Goa Gajah
Goa Gajah memiliki ornamen pahatan yang indah dan berciri khas Bali. Goa ini diperkirakan sudah ada sejak abad 11 dan bertahan hingga kini.
Selain goa, juga ada kompleks peribadatan yang biasa digunakan untuk beribadah.
Goa Gajah berlokasi di Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Untuk menuju tempat ini, pengunjung bisa menempuh perjalanan sekitar 1 jam dari Kota Denpasar atau hanya 15 menit dari Ubud.
4. Kerta Gosa
Kerta Gosa merupakan tempat yang digunakan untuk musyawarah terhadap kesejahteraan masyarakat zaman Kerajaan Klungkung dahulu.
Oleh karena itu, bangunan ini sudah berdiri sejak sekitar tahun 1700 masehi.
Bangunan ini dilengkapi dengan ornamen Bali kuno dan motif langit-langit yang berisi lukisan bermotif wayang bergaya Kamasan.
Kerta Gosa berjarak 31 kilometer dari pusat Kota Denpasar dan dapat ditempuh selama 1 jam.
5. Desa Tenganan Pegringsingan
Serupa dengan Desa Penglipuran, Desa Tenganan Pegringsingan juga menghadirkan wisata desa kuno di Bali.
Berada di antara hamparan perbukitan di Kabupaten Karangasem, desa ini mewarisi adat istiadat masyarakat Bali Aga.
Berbagai tradisi khas bisa ditemukan di Tenganan Pegringsingan seperti Mekare-kare hingga tenun gringsing.
Desa ini berjarak 55 kilometer dari pusat Kota Denpasar dan dapat ditempuh selama 1,5 jam.
6. Taman Ujung
Taman Ujung merupakan taman peninggalan era Belanda yang sudah dibangun oleh Raja Karangasem I Gusti Bagus Jelantik sejak tahun 1909.
Taman yang khas dengan kolamnya ini juga dipadukan dengan bangunan bergaya arsitektur Belanda.
Berada di Kabupaten Karangasem, Taman Ujung dapat ditempuh selama 2 jam dari pusat Kota Denpasar.
7. Pura Besakih
Pura terbesar di Bali ini tentu menyimpan nilai sejarah bagi Agama Hindu Bali.
Pura yang terletak di kaki Gunung Agung ini menjadi lambang pemersatu umat Agama Hindu di Bali.
Dibangun Rsi Markandeya sejak tahun 1284, pura ini merupakan gugusan dari 86 pura yang hingga saat ini masih ramai didatangi umat Hindu.
Wisatawan yang berkunjung dapat menempuh 1,5 jam perjalanan dari pusat Kota Denpasar.
Demikian adalah daftar tempat wisata yang menyimpan nilai sejarah dan budaya di Bali.
Untuk menjaga kesakralannya, penting untuk menaati aturan yang berlaku seperti menggunakan pakaian yang tertutup dan menaati adat yang berlaku pada daerah setempat.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Imbas Gempa NTT, Dua Lokasi Wisata di Manggarai Ditutup
-
Terjadi Gempa Bumi Flores, BRI Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak
-
Tim SAR dan K-9 Dikerahkan Bantu Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Selama 14 Hari
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT