- Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali melayani 20,32 juta penumpang selama Januari hingga Oktober 2025.
- Terdapat 14 penambahan penerbangan baru oleh sepuluh maskapai, didominasi rute internasional.
- Layanan kargo tumbuh 9,5% dibandingkan 2024, dengan kargo internasional mendominasi 79 persen.
SuaraBali.id - Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali, mencatat telah melayani sebanyak 20,32 juta penumpang dalam periode dari Januari hingga Oktober 2025.
“Selama periode tersebut terdapat 20,32 Juta penumpang yang dilayani secara keseluruhan dengan rata-rata pelayanan (per hari) mencapai 67 ribu penumpang,” kata Pelaksana Harian General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Ibnu Solikin dalam keterangan di Denpasar, Bali, Kamis (27/11).
Ia menjelaskan puluhan juta penumpang itu diangkut oleh 50 maskapai baik domestik maupun internasional, di mana hingga saat ini Bandara Ngurah Rai melayani 57 rute penerbangan yaitu 36 rute domestik dan 21 rute internasional.
Pada periode Januari-Oktober 2025, Ibnu mencatat bandara di Bali selatan itu kedatangan 14 tambahan penerbangan oleh 10 maskapai.
Dari 14 aktivasi penerbangan baru, 13 di antaranya merupakan rute internasional, yaitu maskapai Trans Nusa dengan rute Perth, Guangzhou dan Singapura; Indonesia Air Asia dengan rute Darwin dan Adelaide; IndiGo dengan rute Mumbai dan New Delhi.
Juga Saudia Airlines dengan rute Singapura; Thai Lion Air dengan rute Don Mueang Thailand; Jetstar Airways dengan rute Newcastle; Sichuan Air dengan rute Kota Sichuan China; T’Way Air dengan rute Cheongju Korea Selatan; dan Vietnam Airlines dengan rute Saigon.
“Sementara itu, konektivitas domestik terbaru dilayani Super Air Jet yang kini melayani rute Manado,” ujarnya.
Bandara I Gusti Ngurah Rai turut mencatat di antara seluruh penerbangan tersebut, terdapat empat rute yang pertama kalinya mengudara di sana yaitu rute Sichuan, Cheongju, Mumbai dan Newcastle.
Bagi Ibnu, beroperasinya rute-rute baru tersebut semakin memperluas akses bagi wisatawan dan masyarakat untuk melakukan perjalan luar negeri dari dan menuju Bali.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Rumah Makan Halal Buat Wisatawan di Bali
Selain rute baru, terdapat pula tiga maskapai yang untuk pertama kalinya beroperasi reguler di Bandara I Gusti Ngurah Rai mulai tahun ini yaitu Saudia Airlines dengan rute Singapura, Sichuan Airlines dengan rute Sichuan, dan T’way Air dengan rute Cheongju.
Menurut Ibnu, peningkatan aksesibilitas ini merupakan hasil dari kolaborasi erat antara pihak operator bandara, maskapai dan berbagai pemangku kepentingan di lingkungan bandara.
“Kami bersama pihak terkait terus bersinergi untuk memperluas jaringan penerbangan secara strategis, selain menyasar penguatan rute melalui penambahan frekuensi, kami juga berupaya untuk membuka rute-rute baru yang melayani penerbangan langsung ke Bandara I Gusti Ngurah Rai,” ujarnya lagi.
Kondisi Januari-Oktober 2025 ini juga menunjukkan permintaan wisatawan berlibur ke Bali sangat tinggi.
Hal ini dilihat dari pertumbuhan trafik penumpang internasional sampai Oktober 2025 mencapai 12,8 juta penumpang, mengalami peningkatan 9 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
“Bandara I Gusti Ngurah Rai berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif pada sektor aviasi dan pariwisata dengan memperluas jaringan konektivitas Pulau Bali ke berbagai destinasi dalam negeri maupun mancanegara,” kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia
-
Selamatkan Tanah Negara, Kejari Lombok Tengah Amankan Tanah Miliaran Rupiah dari Mafia Tanah?
-
Flores Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, BMKG: Hati-hati Bangunan Retak
-
Elang Nias dan Burung Hantu Siau Dilaporkan Punah di Indonesia, Benarkah?
-
Kabar Baik! Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT Lewat Pelni Digratiskan 100 Persen