- Gubernur NTT, Melki Laka Lena, mengumumkan NTT ditunjuk pusat studi Bahasa Mandarin Indonesia Timur.
- Penunjukan ini merupakan hasil kunjungan kerja ke Tiongkok terkait penguatan kerja sama dan beasiswa.
- CLEC Kementerian Pendidikan Tiongkok menyatakan dukungan penuh untuk rencana pusat pembelajaran Bahasa Mandarin di NTT.
SuaraBali.id - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena mengatakan provinsi berbasis kepulauan itu ditunjuk menjadi pusat studi Bahasa Mandarin untuk wilayah Indonesia Timur.
"Ke depan nantinya Papua, Maluku, dan NTT, akan berpusat di NTT sebagai sentra pembelajaran Bahasa Mandarin," katanya di Kupang, Senin (24/11), ketika ditanya terkait hasil kunjungan kerjanya ke China pekan lalu untuk memenuhi undangan dari Pemerintah China melalui Konsul Jenderal (Konjen) China di Bali.
Melki mengatakan kehadirannya di China juga bertepatan dengan konferensi bahasa tingkat dunia yang diselenggarakan di negara itu.
Fokus utama dalam kunjungan, kata dia, adalah penguatan kerja sama, salah satunya program Bahasa Mandarin dan rencana pemberian beasiswa, pertukaran tenaga pengajar bersama JXSTNU, Universitas Nusa Cendana Kupang, serta Universitas Pertahanan RI di Kabupaten Belu.
Terkait Bahasa Mandarin, pihaknya akan akan melaporkan sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
"Kita akan koordinasikan dengan pemerintah pusat terkait pusat Bahasa Mandarin itu dan ini tentu bagus buat kita di NTT," ujar Melki Laka Lena.
Melki juga menambahkan Center for Lenguage and Education Cooperation (CLEC) Kementerian Pendidikan China juga menyatakan dukungannya terkait hal tersebut.
"Pihak CLEC menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana NTT membangun pusat Bahasa Mandarin itu," ujar Gubernur Melki Laka Lena
Hal ini menurut pihak CLEC, kata dia, dapat mendorong peningkatan jumlah penutur Bahasa Mandarin di Indonesia, khususnya di wilayah NTT.
Baca Juga: Kredit Fiktif Bank BUMN di NTT, 8 Orang Jadi Tersangka
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas