- Agus Pambagio mengaku sudah ingatkan Jokowi soal proyek Whoosh di 2016, namun ditolak.
- Menkeu Purbaya tolak bayar utang Whoosh pakai APBN, memicu perdebatan soal pembiayaan.
- Luhut sebut utang Whoosh tak perlu APBN, solusinya restrukturisasi pinjaman dengan Cina.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi pernyataan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa terkait proyek Kereta cepat Jakarta – Bandung (Whoosh).
Purbaya sebelumnya mengungkapkan bahwa dirinya menolak membayar utang proyek Whoosh menggunakan APBN.
Sementara itu, menurut pengakuan Luhut, selama ini tidak pernah ada permintaan agar dana APBN digunakan untuk menutup kewajiban proyek Whoosh tersebut.
“Whoosh itu masalahnya apa sih, itu kan tinggal restructuring aja,” ujar Luhut.
“Siapa yang minta APBN? Tidak ada yang pernah minta APBN,” imbuhnya.
Luhut mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya terlibat langsung dalam proyek strategis itu dan telah berkoordinasi dengan pihak Tiongkok.
“Saya sudah bicara dengan Cina, karena saya yang dari awal mengerjakan itu. Karena saya terima sudah busuk gitu barang, kemudian kita coba perbaikin, kita audit BPKP,” terangnya.
Luhut menyebut pihak Tiongkok bersedia melakukan restrukturisasi pembiayaan. Namun, proses tersebut sempat tertunda akibat pergantian pemerintahan.
Luhut menekankan pentingnya soliditas pemerintahan dalam menyelesaikan proyek besar seperti kereta cepat.
Baca Juga: Blak-blakan, Said Didu Sebut Jokowi Biang Kerok IKN, Ini Alasannya
“Saya pikir kita harus mendorong pemerintah ini kompak, solid, untuk melakukan Pembangunan ini,” tegasnya.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Waspada! 5 Risiko Mengerikan Jika Sertifikat Tanah Anda Masih Atas Nama Pemilik Lama
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 129: Media Cetak vs Media Elektronik
-
6 Keutamaan Dahsyat Lailatul Qadar, Sayang Jika Anda Abaikan di Penghujung Ramadan
-
Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas IV Uji Kompetensi Halaman 117
-
Pahala Setara 4 Kali Haji, Ini Fadhilah Puasa Ramadan Hari ke-11 Hingga 20