SuaraBali.id - Pulau Dewata menjadi saksi kehadiran pemain baru di segmen kendaraan listrik, Indomobil eMotor Tyranno.
Bukan sekadar motor listrik biasa, Tyranno hadir dengan bekal Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) mencapai 50 persen, menegaskan komitmennya sebagai produk yang lahir dari riset dan pengembangan anak bangsa.
Dengan desain gagah dan fitur-fitur yang biasanya hanya ditemui pada mobil, Tyranno menantang dominasi motor konvensional di Bali.
Kehadirannya seolah menjadi jawaban atas tren pariwisata global yang kian condong pada konsep hijau dan ramah lingkungan.
CEO Indomobil eMotor Internasional, Pius Wirawan, dalam keterangannya di Denpasar, Bali, pada hari Senin, menyoroti peran strategis komponen lokal dalam pencapaian TKDN motor ini.
“Untuk baterai merupakan manufaktur lokal dan nilai TKDN 50 persen itu salah satunya komponen baterai,” katanya.
Pius juga menambahkan bahwa seluruh proses, mulai dari riset dan pengembangan (RnD) hingga perakitan, 100 persen dilakukan di Indonesia.
Pius optimistis bahwa pasar motor listrik di Indonesia memiliki potensi raksasa.
Dengan rata-rata penjualan motor konvensional yang mencapai enam juta unit per tahun, peralihan ke motor listrik menjadi sebuah keniscayaan.
Baca Juga: Bukti Kerja Keras di Usia 22 Tahun, Fuji Diduga Beli Tanah di Bali
"Pangsa pasar sepeda motor listrik di tanah air tergolong besar dan diproyeksi mengalihkan penggunaan sepeda motor konvensional," ujarnya.
Meskipun penjualan motor listrik nasional pada tahun 2024 baru menyentuh angka sekitar 78 ribu unit, Pius melihat ini sebagai sebuah peluang.
“Dalam 10-15 tahun terakhir tidak banyak inovasi baru dalam sepeda motor. Untuk itu kami bawa teknologi baru, yang biasanya ada di mobil, sekarang ada juga di motor,” ucapnya.
Inovasi dan Teknologi Jadi Pembeda
Tyranno memang bukan sekadar alat transportasi. Motor ini dibekali serangkaian fitur modern yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman dan keamanan berkendara.
Sebut saja smart inclinometer untuk mengukur sudut kemiringan, cruise control yang memungkinkan efisiensi baterai tanpa perlu terus menekan tuas gas, serta panel layar sentuh informatif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka