Ia mempertimbangkan bahwa partai kuning tersebut harus selalu solid dan maju dan menurutnya tidak ada partai yang maju tanpa soliditas. Untuk itu menurutnya soliditas adalah nomor satu.
“Saya mengajak para kader untuk mendukung siapapun yang terpilih. Dan saya mengetahui bahwa pak Demer adaah calon tunggal,” ujarnya diiringi riuh tepuk tangan hadirin.
Ia pun menceritakan bahwa hubungannya dan Demer bagaikan suami istri. Dimana hubungan suami istri tidak pernah rukun saja sepanjang jalan dan pasti pernah terjadi sesuatu.
“Tapi setiap terjadi sesuatu kami selalu mementngkan kepentingan partai di atas segalanya,” ujar Sugawa Korry.
Perang Bharatayuda Tak Berlanjut
Sedangkan Sekjen DPP Golkar, M. Sarmuji menyatakan bahwa meski Sugawa Korry tak mencalonkan diri lagi namun sosoknya masih dibutuhkan. Sarmuji menjanjikan posisi bagi I Nyoman Sugawa Korry di Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Pak Sugara Korry menyatakan tidak mencalonkan lagi, yang benar sebenarnya Pak Sugawa kami butuhkan tenaganya nanti di kepengurusan DPP Partai Golkar, kami membutuhkan orang-orang yang punya pengalaman di daerah untuk mewarnai kepengurusan,”jelasnya.
Ia menegaskan bahwa Partai Golkar adalah partai yang dewasa dan mengutamakan konsolidasi dan negosiasi.
Seperti saat adanya riak dalam Musda ini DPP Partai Golkar untuk pencalonan di Bali ini. Sarmuji ingin kader-kadernya berdialog antar-saudara, melakukan negosiasi bukannya berperang.
Baca Juga: BMKG : Gelombang Hingga 4 Meter Berisiko Terjadi Perairan Selatan Pada 11-14 Juli 2025
“Perang Bharatayudha sudah tidak perlu kita lanjutkan, karena sudah ada tugas ke Jakarta, ini lah kedewasaan Partai Golkar,“ jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG