"Kalau ada datanya saya akan berubah pandangan saya (bahwa Arya diduga bunuh diri). Selama belum ada datanya, nggak lah," kata dia.
Adrianus juga mengemukakan metode bunuh diri yang menurutnya cukup "unik" dan "halus".
Ia menjelaskan bahwa lakban pada wajah berfungsi untuk mengurangi asupan oksigen, diikuti dengan konsumsi obat tidur.
"Lalu yang bersangkutan tidur, dan sambil tidur dia tidak lagi bisa mengambil napas karena sudah tertutup oleh lakban dan kemudian meninggal tanpa dia sadar," tuturnya.
Skenario Pembunuhan yang Terselubung
Namun, sudut pandang berbeda diutarakan oleh praktisi hukum, Bambang Widjojanto, atau yang akrab disapa BW. Ia justru menduga kuat bahwa kematian Arya adalah hasil pembunuhan.
BW mengklasifikasikan pola kematian Arya sebagai locked room mystery atau misteri ruang terkunci.
"Jadi si pelaku itu sedang mengirim pesan simbolik, locked room mystery itu," beber BW.
Mengenai misteri di balik lakban yang menutupi wajah korban, BW berpendapat bahwa ini bisa menjadi upaya pelaku untuk menyebarkan teror dan membungkam pihak lain.
Baca Juga: Mantan Kekasih Miranda Tak Kuasa Menahan Tangis Saat Datang ke Rumah Duka
"Nah, ini bagi kalangan kriminolog disebut sebagai simbol pembungkaman. Oh, lagi dibungkam nih. Dan pesannya kepada orang lain ya melalui korban itu yang bicara dan membocorkan informasi nih kayak gini nih. Semacam warning. Pasti diplomat tahulah," ungkap Bambang.
Lebih lanjut, BW menyoroti kemungkinan adanya keahlian profesional di balik aksi ini yang bertujuan untuk menghilangkan jejak.
"Jadi ini keahlian profesional dari pelakunya yang tidak meninggalkan jejak. Dia kan ingin membuat skenario, fake skenario. Seolah-olah ini pasti bunuh diri," ujar BW.
Hingga saat ini penyelidikan masih terus bergulir untuk mengungkap kebenaran di balik kematian diplomat Arya Daru Pangayunan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak