SuaraBali.id - Bali, bukan hanya surga bagi mata dengan pantai yang memesona.
Bagi para pelancong, pulau ini juga menyimpan harta karun kuliner yang siap memanjakan lidah, terutama saat perut mulai keroncongan di tengah hari yang terik.
Lupakan sejenak restoran mewah, karena cita rasa asli Bali justru bersembunyi di warung-warung sederhana yang menawarkan kelezatan otentik.
Jika Anda sedang berlibur dan mencari tempat makan siang yang tak terlupakan, berikut adalah lima rekomendasi kuliner di Bali yang sempurna untuk mengisi energi Anda.
1. Nasi Ayam Khas Bali di Warung Nasi Ayam Kedewatan
Saat berbicara tentang makan siang khas Bali, nasi ayam adalah juaranya. Di Tabanan, Anda bisa menemukan banyak warung yang menyajikan hidangan ini, salah satunya yang populer adalah cabang dari Nasi Ayam Kedewatan. Sepiring nasi hangat disajikan dengan lauk pauk komplit: suwiran ayam betutu yang kaya rempah, sate lilit yang gurih, sayur urap, telur, dan tentu saja, sambal matah atau sambal embe yang pedasnya menggigit. Ini adalah paket makan siang lengkap yang dijamin membuat Anda kenyang dan puas.
Kisaran Harga: Rp 25.000 - Rp 40.000 per porsi.
2. Sate Plecing Arjuna yang Legendaris
Ingin sesuatu yang lebih spesifik dan menantang? Mampirlah ke Sate Plecing Arjuna. "Plecing" adalah bumbu khas Bali yang terbuat dari cabai rawit, tomat, terasi, dan garam yang diulek kasar. Disiram di atas sate babi atau ayam yang baru dibakar, bumbu ini memberikan sensasi pedas-gurih yang luar biasa. Warung ini sangat legendaris dan selalu ramai, menjadi bukti bahwa rasanya tidak pernah mengecewakan. Sangat cocok untuk makan siang cepat yang penuh cita rasa.
Baca Juga: Indosat Buka Gerai IM3 Dan 3Store New Look Yang Disertai Ruang Podcast Gratis
Kisaran Harga: Rp 20.000 - Rp 35.000 per porsi.
3. Warung Nasi Jinggo Batanbuah
Untuk pilihan makan siang yang super ekonomis namun tetap otentik, Nasi Jinggo adalah jawabannya. Nasi Jinggo Batanbuah adalah salah satu ikon kuliner Tabanan. Nasi porsi kecil yang dibungkus daun pisang ini berisi secuil ayam suwir, serundeng, mie goreng, dan sambal yang pedasnya nendang. Ukurannya yang mungil pas untuk mengganjal perut di siang hari, atau Anda bisa makan dua bungkus jika sangat lapar. Sensasi makan nasi hangat dari bungkusan daun pisang adalah pengalaman yang tak boleh dilewatkan.
Kisaran Harga: Rp 5.000 - Rp 10.000 per bungkus.
4. Makan Siang dengan Pemandangan di Jatiluwih
Jika Anda sedang menjelajahi kawasan Warisan Dunia UNESCO, Jatiluwih, manfaatkan momen makan siang Anda untuk menikmati pemandangan. Banyak restoran dan warung sederhana di sepanjang jalan Jatiluwih yang menawarkan meja menghadap langsung ke hamparan sawah terasering yang spektakuler. Menunya beragam, mulai dari nasi goreng, mie goreng, hingga hidangan khas Bali seperti ayam betutu. Meskipun harganya sedikit lebih tinggi, pengalaman makan siang dengan pemandangan sekelas dunia ini sangat sepadan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur