Pasalnya, dia menilai jika pembangunan yang marak dinilai dapat mempersempit sungai.
Selain itu, sampah yang dapat menyumbat gorong-gorong juga menjadi penyebab banjir dengan cepat di beberapa titik di Bali.
“Sebenarnya bukan karena hujan terjadi banjir itu, karena manusianya dalam proses pembangunan,” ujar Teja.
“Jadi sungai-sungai menyempit krn proses perumaham, gorong-gorong aliran air juga disumbat tidak terintegrasi, sampah juga menyumbat, itu penyebabnya,” paparnya.
Mengingat saat ini masih dalam periode wisatawan untuk berlibur, Teja juga memberikan imbauan bagi wisatawan jika menghadapi kondisi cuaca ekstrem di Bali.
Dia meminta para wisatawan untuk mengetahui titik rawan bencana di Bali.
Teja menjelaskan jika pihaknya sudah memetakan sejumlah titik rawan bencana yang tersebar di semua kabupaten dan kota di Bali.
Dia juga mengimbau agar tidak bepergian ke tempat wisata outdoor jika kondisi cuaca ekstrem.
“Bagi wisatawan peringatan dininya diwaspadai, karena wisatawan bukan orang lokal jadi aware (waspada) terhadap daerah rawan di sebelah mana,” ungkapnya.
Baca Juga: Bima Arya Didatangi Para Pengusaha Plastik Untuk Adukan Kebijakan Gubernur Bali
“Misal kalau cuaca ekstrem tidak perlu ke objek-objek outdoor kecuali ada rekomendasinya,” tambah dia.
Namun demikian, dia juga meyakini tempat wisata outdoor sudah memiliki standar operasional untuk menutup tempat wisatanya apabila terjadi cuaca ekstrem untuk menghindari adanya kecelakaan di tempat wisata.
“Beberapa tempat wisata sudah punya SOP misal Monkey Forest, kalau cuaca ekstrim mereka akan tutup Monkey Forest-nya. Setiap pengelola pariwisata sebaiknya kami imbau komunikasi dengan wisatawannya,” papar Teja.
Kejadian yang tidak diinginkan sendiri pernah terjadi di Monkey Forest, Ubud, Gianyar pada Desember 2024 lalu.
Kondisi cuaca ekstrem hujan dan angin kencang saat itu membuat pohon tumbang di sana.
Pohon tersebut menewaskan dua wisatawan yang berasal dari Perancis dan Korea Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Investasi Kapal Miliaran Sia-sia? Ini Penyebab Utama Kapal Menumpuk di Pelabuhan Ketapang
-
Warisan Leluhur Disulap Jadi Camilan Sehat, Produk UMKM Lombok Ini Tembus Pasar Internasional
-
Skandal Imigrasi Bali: Bagaimana 8 Pejabat Keruk Ratusan Miliar dari WNA
-
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob
-
Mutasi Terbesar Polri: 17 Polwan Dipromosikan Jadi Kapolres