Melalui Pelabuhan Gilimanuk, mereka memasuki Pulau Jawa dan menuju Terminal Bungurasih, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Dari sana, mereka berangkat menuju Jakarta dengan menumpang bus.
Tidak hanya mengamankan kendaraan, namun polisi juga berhasil mengamankan tiket penyeberangan dari Pelabuhan Gilimanuk dan manifest bus dengan jurusan Terminal Bungurasih menuju Jakarta.
Pelaku Darcy diamankan saat berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sementara, Mevlut dan Tupou sudah berangkat dan berada di Kamboja.
Namun, berhasil diamankan dan dikembalikan ke Indonesia.
“Kedua tersangka lainnya sudah terlanjur melakukan penerbangan ke luar negeri dan atas koordinasi dengan negara tujuan dalam hal ini Kamboja,” tuturnya.
“Terbang menuju Phnom Penh berhasil dan Imigrasi di Kamboja dan Kepolisian di Kamboja tersangka ini bisa dikembalikan lagi ke Indonesia,” imbuhnya.
Namun, polisi masih belum menyimpulkan motif yang melatari terjadinya peristiwa ini.
Mereka disebut masih melakukan penyelidikan yang lebih intensif untuk mengetahui alasan perbuatan tersebut.
Baca Juga: Liburan Sekolah di Bali: 9 Rekomendasi Wisata Ramah Anak yang Tak Terlupakan
Terlebih, mereka juga masih berkoordinasi dengan Polisi Federal Australia (AFP) untuk mengetahui latar belakang para pelaku.
Daniel juga tidak menjawab terkait rumor keterkaitan para pelaku dan korban dengan gangster yang berada di Australia.
“Motif saat ini masih terus didalami dengan berkoordinasi dengan Kepolisian Australia. Terus melakukan komunikasi melalui Divisi Hubungan Internasional untuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap para tersangka ini,” paparnya.
Atas perbuatannya, mereka dikenakan pasal berlapis meliputi pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, pasal 53 KUHP tentang percobaan tindak pidana, dan pasal 1 ayat 2 UU Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam. Mereka diancam hukuman mati.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri