“Ada kontribusi BPS untuk Bali selain yang umum berlaku di seluruh Indonesia, ada yang spesifik untuk bali. Mungkin ini bisa menjadi percontohan,” tuturnya.
Koster bahkan sesumbar jika idenya tersebut lebih maju dari BPS.
Dia menginginkan agar sensus tersebut selambatnya sudah dilakukan pada tahun 2026.
“Ini mohon maaf ya bu (Kepala BPS RI) ya, kira-kira pikiran saya lebih maju dari BPS,” ucapnya.
Adapun rencananya sensus kebuyaaan yang diinisiasi Koster ini akan dibiayai oleh APBD Provinsi Bali.
Sementara itu, Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasani menjelaskan jika pihaknya mendukung ide yang diucapkan Koster.
Dia juga telah merencanakan ide untuk membuat data yang rinci terkait sensus tersebut nantinya.
Amalia menilai jika kebudayaan Bali memang unik dari daerah lain di Indonesia.
Dia menyebut cara Bali membangun ekonominya dibanding ekonomi nasional.
Baca Juga: Di Balik Nama Serombotan, Kuliner Khas Bali Hidangan Para Raja yang Kini Dijual Rp 5 Ribuan
“Karena kami melihat ini berbeda dengan karakter perekonomian nasional, Bali tidak bisa di digoyah-goyah dengan pendekatan cara membangun ekonomi nasional,” ujar Amalia.
Dia memang sudah menyiapkan tim untuk melakukan sensus tersebut.
Namun, pihaknya masih memerlukan tahap-tahapan sebelum melakukan sensus seperti desain dari kerangka sensus dan metodologi dari sensus.
“Kami senang pak sebenarnya dengan ide ini karena itu kembali bahwa intervensi kebijakan untuk suatu daerah bisa bersifat spesifik yang tidak bisa diterapkan di tempat lain,” imbuhnya.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Ajak Masyarakat Stop Beri Stigma Negatif
-
Menuju 131 Tahun, BRI Teguhkan Peran Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat
-
El Nino Menggila hingga 2027, Daerah Mana saja di NTB Bakal Segera Disiram Hujan?