SuaraBali.id - Berkat budidaya pisang Cavendish dan Pepaya California, seorang petani di Ubud, Gianyar bernama Gusti Ketut Ruma kini tak perlu pusing lagi memikirkan biaya upakara keagamaan dan juga biaya rumah tangga.
Ada tambahan penghasilan yang menjanjikan dari budidaya buah ini di lahan miliknya di di Jalan Padang Getas Banjar Kengetan, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud.
Menurutnya, Pepaya California dan pisang Cavendish merupakan komoditas buah tropis yang sangat populer di dunia.
"Di Indonesia, pepaya dan pisang ini lebih dikenal dengan sebutan pisang Ambon Putih. Pisang Cavendish banyak dikembangbiakkan menggunakan metode kultur jaringan," ujarnya sebagaimana diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.
Menurutnya saat proses tanam hingga panen membutuhkan waktu kurang lebih 1 tahun.
"Di lahan ini, kami terdapat 10 pohon pisang, yang dapat di panen setiap bulannya," jelas dia.
Hasil panen ini juga membantu perekonomian rumah tangga.
"Di mana hasil panen kami gunakan untuk keperluan yadnya (upacara agama dan adat) dan untuk konsumsi keluarga," terangnya.
Baca Juga: Polda Bali Kerahkan 350 Personel Amankan Perayaan Tahun Baru Imlek di Bali
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis