SuaraBali.id - Perekaman KTP Elektronik masih dimaksimalkan. Pasalnya hingga H-1 pencoblosan masih ada sebanyak 37.812 warga NTB yang masih belum melakukan perekaman KTP Elektronik.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia mengatakan jumlah warga yang belum melakukan perekaman terus berubah.
Pasalnya, perekaman akan tetap dilayani hingga hari pencoblosan hal ini berdasarkan surat edaran Menteri dalam negeri. Diaman pencoblosan akan dilayani hingga pukul 12.00 wita.
"Data terus bergerak. Jauh sebelum pilpres dan pileg, termasuk pemilukada ini kami berkoordinasi dengan Dinas Dikbud dan Kemenag NTB berkaitan dengan treatment pemilih pemula," katanya Selasa (26/11) sore.
Ia mengaku, banyak kendala yang terjadi di lapangan ketika turun melakukan perekaman. Misalnya, peserta didik tidak mau difoto saat menggunakan seragam sekolah. Bahkan ada mau difoto tetapi harus cukur rambut terlebih dahulu.
"Misalnya kita sudah menyiapkan layanan jemput bola ke sekolah dari target yang ingin di capai 100 tapi yang merekam hanya 20 hingga 30 siswa. Kita tidak mungkin memaksa," katanya.
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi NTB, M. Khuwailid menilai perekaman KTP Elektronik sudah dilayani degan cukup maksimal. Bahkan petugas perekaman dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) masing-masing daerah mendatangi langsung sekolah dan lingkungan setempat.
"Dinas Dukcapil melakukan upaya perekaman. Sesuai dengan surat edaran kementerian dalam negeri perekaman akan dilakukan sampai besok pukul 12.00 wita," katanya.
Berdasarkan data sebelumnya, jumlah warga yang belum memiliki KTP Elektronik yaitu sebanyak 109.553 orang.
Baca Juga: Debat Ketiga Cagub dan Cawagub NTB Sempat Ricuh, Ini Pemicunya
Namun dari jumlah ini warga yang melakukan perekaman terus meningkat.
"Yang sudah merekam itu sebanyak 66.268 orang dan belum merekam itu 43.285 orang. Tapi terakhir yang belum merekam yaitu sebanyak 37.812 orang," ungkapnya.
Meski belum memiliki KTP Elektronik, pemilih bisa tetap menyalurkan hak suaranya dengan membawa identitas lain dari Dukcapil. Data kependudukan tersebut bisa dibawa ketika datang ke TPS.
Dirincikan jumlah warga yang belum merekam yaitu di Kabupaten Bima yang tidak memiliki KTP sebanyak 20.735 orang.
Dari jumlah ini yang belum merekam sebanyak 14.925 orang dan sudah merekam sebanyak 5.810 orang. Lombok Timur yang belum memiliki KTP sebanyak 25.402 orang. Sudah merekam sebanyak 19.716 orang dan belum merekam 5.686 orang.
Kabuaten Sumbawa yang belum memiliki KTP sebanyak 21.540, yang sudah merekam sebanyak 17.714.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka