SuaraBali.id - Sejumlah maskapai kembali membatalkan penerbangannya dari Kupang ke sejumlah Bandara di NTT akibat erupsi gunung Lewotobi Laki-Laki.
Menurut PT Angkasa Pura Indonesia Bandar Udara El Tari Kupang hari ini ada 3 maskapai melakukan pembatalan terbang
“Hari ini ada maskapai yang batal terbang, ada tiga rute,” kata PGS. Legal, Compliance & Stakeholder Relation Department Head I Gusti Ngurah Yudi Saputra, Jumat (8/11/2024).
Pembatalan ini sebagai dampak adanya erupsi gunung Lewotobi laki-laki bagi penerbangan di NTT yang saat ini masih terus terjadi.
Sejumlah maskapai penerbangan yang membatalkan penerbangan itu antara lain Susi Air, Wings Air dan terakhir maskapai penerbangan Nam Air.
Pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan SI266 seharusnya terbang pada pukul 07.30 WITA dengan tujuan Rote dan nomor penerbangan SI250 jadwal penerbangan 09.15 WITA tujuan Sabu, namun terpaksa dibatalkan.
Kemudian untuk pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan IW1831 dengan jadwal penerbangan jam 07.00 WITA tujuan Ende dan nomor penerbangan IW1957 jadwal jam 11.25 WITA tujuan Ende.
Terakhir adalah pesawat Nam Air dengan nomor penerbangan IN631 dengan jadwal penerbangan 10:45 WITA tujuan Tambolaka. Kabupaten Sumba Barat.
Dampak dari tidak adanya penerbangan yang menuju ke sejumlah rute tersebut juga berdampak pada penerbangan kedatangan ke bandara El Tari Kupang.
Baca Juga: Delapan Desa Rusak Parah Akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Evakuasi Terus Dilakukan
Lewotobi Laki-laki hingga siang ini masih terus erupsi. Terakhir pada pukul 14.35 WITA erupsi dengan ketinggian 8.000 meter di. puncak gunung tersebut. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
WNA Amerika Jual Lahan di Kintamani Bali, Begini Respons Imigrasi
-
WNA Perempuan Baku Hantam Gara-gara Antre Jagung Bakar? Ini Penjelasan Polisi
-
Kecam Pernyataan Londo Ireng, Jurnalis Bali: Prabowo Harus Minta Maaf
-
Kunjungan ke NTT, Momen Jokowi Dianugerahi Raja Timor dalam Karnaval Budaya
-
Jokowi Hadiri CFD Kupang, Warga Teriak: Bapak Kesayangan Pulang Kampung