- Teks biografi "Sisi Lain Kartini" mencakup kehidupan awal, pendidikan ELS 1885, hingga wafat muda usia 25 tahun.
- Penulisan biografi bertujuan mengabadikan perjuangan R.A. Kartini memperjuangkan hak perempuan melalui pendidikan.
- Isi biografi didasarkan fakta nyata, bersumber dari surat-surat Kartini yang kemudian dibukukan.
SuaraBali.id - Dalam Bahasa Indonesia Kelas X Kurikulum Merdeka BAB V membahas mengenai Keteladanan dari Biografi tokoh Inspiratif.
Melansir dari buku Bahasa Indonesia untuk SMA/SMK Kelas X (2023) karya Fadillah Tri Aulia, Sefi Indra Gumilar, dan Alvian Kurniawan, dalam halaman 171 siswa diberi tugas untuk memahami contoh teks biografi tokoh pahlawan R.A. Kartini.
Sementara itu di halaman 173 siswa diharapkan untuk menjawab beberapa pertanyaan setelah membaca teks biografi R.A. Kartini. Berikut kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 173 tentang 'Sisi Lain Kartini'
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 173
Setelah membaca teks biografi R.A. Kartini di atas, jawablah beberapa pertanyaan berikut dalam bentuk ulasan!
1. Apa saja yang diceritakan dalam biografi tersebut? Jelaskan berdasarkan isi yang diceritakannya!
Dalam teks biografi berjudul “Sisi Lain Kartini” ini menceritakan kehidupan R.A. Kartini dimasa kecilnya, hingga akhirnya beliau wafat diusia yang masih muda yakni 25 tahun.
Biografinya diawali dengan tanggal lahir Kartini, kemudian data kedua orang tuanya hingga kisah Kartini menempuh Pendidikan di Sekolah Dasar Eropa atau Europesche Lagere School (ELS) di Tahun 1885.
Kemudian dipertengahan diceritakan tentang keseharian Kartini bersama adik – adiknya. Dimana dirinya mengajari adik – adiknya memasak, membaca Al-Qur’an dan berlatih menyulam maupun menjahit.
Baca Juga: Kunci Jawaban Matematika Kelas VII Halaman 20 : Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
Kartini selalu membuat catatan kecil yang berisi tema – tema benting soal bacaan yang dibacanya setiap hari. Kegemarannya dengan dunia Pendidikan itu membawa Kartini berhasil membuka sekolah untuk anak – anak gadis.
Di akhir biografi diceritakan kehidupan Kartini melepas masa lajangnya dan menikah dengan Bupati Rembang, Raden Adipati Djojo Adiningrat pada 8 November 1903.
Setelah menikah, Kartini dikaruniai anak laki – laki yang lahir pada 13 September 1904. Sayangnya, usia Kartini tak lama lagi setelah dirinya berbahagia memiliki anak laki – laki.
Pada 17 September 1904 Kartini wafat dalam usia yang masih sangat muda, yaitu 25 tahun.
2. Menurut kalian, apa tujuan dan manfaat ditulisnya biografi tersebut?
Tujuan ditulisnya biografi tentang R.A. Kartini bukan hanya sekedar untuk mengenang kisahnya saja, melainkan juga meneladani kisahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau
-
DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Akses Rekening bagi Masyarakat Indonesia
-
WNA Asal Tiongkok Rekat Emas 10 Kg di Tubuh Demi Lolos ke Luar Negeri