SuaraBali.id - Sejumlah warga negara asing (WNA) asal China diduga menjual mutiara impor ilegal di Senggigi, Kabupaten Lombok Barat. Hal ini disebutkan oleh Kantor Imigrasi Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Menurut Kepala Kantor Imigrasi Mataram Selfario Adhityawan Pikulun melalui sambungan telepon, Selasa (8/10/2024) saat ini kasus tersebut masih dalam pemeriksaan.
"Saat ini masih dalam pemeriksaan oleh tim Inteldakim (intelijen dan penindakan keimigrasian)," katanya.
Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari giat penggerebekan pihak imigrasi ke lokasi penjualan mutiara impor ilegal asal China di sejumlah vila kawasan Senggigi, Senin (7/10).
Tak hanya mengamankan WNA China yang kini menjalani pemeriksaan, imigrasi juga menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan dugaan penjualan mutiara impor ilegal.
Kepala Kantor Imigrasi Mataram menyampaikan penindakan tersebut bagian dari tindak lanjut laporan masyarakat.
Perihal dugaan pelanggaran aturan keimigrasian, Selfario mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan kesimpulan, mengingat penanganan kasus ini masih dalam pemeriksaan.
"Belum sampai tahap kesimpulan," ucap dia. (ANTARA)
Baca Juga: Mahasiswi Unram Sabet Gelar Miss Coffee Tourism di Ajang Putri Pariwisata Indonesia 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri