SuaraBali.id - Seorang warganet mengeluhkan keadaan jalan yang berada di kawasan pariwisata di Pulau Bali. Pasalnya, jalanan tersebut tampak rusak dan berlubang sehingga dapat membahayakan para pengendara yang melewatinya.
Dalam sebuah video yang diunggah akun Tiktok @zefenktefenk memperlihatkan kondisi jalanan tersebut secara detil.
Menurut informasi, jalanan yang diunggah tersebut berada di Jalan Raya Sriwedari, Br. Tegallantang, Ubud.
Jalanan itu terlihat rusak parah, hingga tidak bisa dihitung lagi jumlah lubang di setiap jalannya.
Kondisi jalan seperti ini tentu membahayakan para pengendara motor, maupun pejalan kaki. Terlebih saat hujan tiba. Pasalnya dapat membuat celaka.
Jalan berlubang yang tertutup air hujan akan membuat jalanan terlihat rata. Sehingga terkadang akan tetap dilewati oleh para pengendara.
Alhasil, mereka yang melewati jalan berlubang itu dapat terperosok dan akhirnya terjatuh. Belum lagi, jika kecepatan mereka di atas rata-rata, maka akan sangat berbahaya.
Video yang diunggah akun Tiktok @zefenktefenk itu lantas mengundang beragam komentar dari warganet.
“adi misi kolam lele jung?,” komentar @yaya***
Baca Juga: Arema FC Akan Melawan Madura United di Bali
“antos jik dadi gunernur junk ker batu sikat jalan ne,” sahut @jik***
“pegat gen jln e e,” tulis @me***
Tak diketahui pasti, alasan mengapa jalanan yang memprihatinkan dibiarkan begitu saja.
Mengingat jalanan tersebut merupakan jalanan pariwisata yang akan dilewati banyak orang, mudah-mudahan akan segera mendapat atensi dari pihak terkait.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG