SuaraBali.id - Penemuan jenazah bayi perempuan di muara sungai Banjar Cucukan, Desa Medahan, Blahbatuh, Gianyar, pada Senin (24/6/2024) pagi, menggegerkan warga sekitar. Bayi malang tersebut ditemukan oleh Made Susanta, seorang pemancing, sekitar pukul 09.45 WITA.
Awalnya, Susanta sedang mencari ikan di muara sungai. Saat ia pindah ke bibir pantai untuk melanjutkan aktivitasnya, ia melihat sosok jenazah bayi terdampar. Susanta kemudian mengamankan jenazah dengan kayu agar tidak tergulung ombak.
Susanta kemudian memanggil temannya, Wayan Hermanto, dan kelian adat untuk melaporkan penemuannya ke Polsek Blahbatuh.
Polsek Blahbatuh dan Tim BPBD Gianyar tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WITA untuk mengevakuasi jenazah bayi. Kapolsek Blahbatuh, Kompol Made Berata, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dan berkoordinasi dengan BPBD Gianyar untuk mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Umum Prof Ngoerah Sanglah Denpasar untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
"Bersama BPBD dan melakukan evakuasi terhadap jenazah bayi," ungkapnya sebagaimana diwartakan beritabali.com - jaringan suarabali.id.
Hingga saat ini, belum diketahui pasti penyebab kematian bayi malang tersebut. Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini.
Fakta penting terkait penemuan jenazah bayi di Gianyar:
Waktu: Senin, 24 Juni 2024, sekitar pukul 09.45 WITA
Lokasi: Muara Sungai Banjar Cucukan, Desa Medahan, Blahbatuh, Gianyar
Baca Juga: Viral, Mertua di Bali Pasang Lampu Kelap-kelip di Kuburan Ari-Ari, Ada Apa?
Jenis Kelamin: Perempuan
Kondisi: Terdampar di muara sungai
Penemu: Made Susanta
Tindakan: Jenazah dievakuasi ke RSUP Prof Ngoerah Sanglah Denpasar untuk pemeriksaan medis lebih lanjut
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG