SuaraBali.id - Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster mengatakan bahwa bakal calon kepala daerah yang direkomendasikan untuk bertarung di Pilkada Serentak 2024 di Bali akan muncul awal Agustus.
“Komunikasi berjalan terus, rekomendasi kira-kira keluar awal Agustus,” kata dia setelah menjadi pembicara dalam kuliah umum Primakara, Selasa (28/5/2024).
Menurutnya, saat ini nama tersebut belum bisa dibocorkan karena akan direkomendasikan oleh dewan pimpinan pusat.
Ia hanya meminta doa dan kesabaran masyarakat untuk menunggu. Namun ia memastikan bahwa koalisi partai politik dalam Pilkada Serentak di Bali akan sama dengan koalisi saat pemilihan presiden dan legislatif kemarin.
Solidaritas tersebut masih berlanjut, bahkan mengajak partai di luar koalisi dan sedang berkomunikasi dengan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang terlebih dahulu mendeklarasikan kerja sama.
Menurutnya PDIP Bali juga tak masalah dengan terbentuknya koalisi gemuk dengan 11 partai politik untuk Pilkada Serentak di Bali dan kabupaten/kota yang berisi Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Prima, PSI, PKB, Partai Demokrat, Partai Gelora, PBB, Partai Garuda, dan PAN.
“Koalisi itu pasti sama, kalau koalisi pilpres di Bali kan Hanura, PPP, Perindo bahkan kita sekarang mengajak PKB,” ujarnya.
Saat ini PDIP, menurutnya masih ingin mencari waktu yang tepat dan ingin bersabar tidak terburu-buru. (ANTARA)
Baca Juga: Tips Mempersiapkan Staycation Murah di Bali Saat Peak Season, Cicil Pesan Hotel
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- 7 Cara Membuat Pengharum Ruangan Wangi Tahan Lama Meski Rumah Tidak Pakai AC
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Ajak Masyarakat Stop Beri Stigma Negatif
-
Menuju 131 Tahun, BRI Teguhkan Peran Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat
-
El Nino Menggila hingga 2027, Daerah Mana saja di NTB Bakal Segera Disiram Hujan?