SuaraBali.id - Angkutan umum massal Trans Metro Dewata adalah salah satu alternatif kendaraan yang bisa jadi pilihan pemudik untuk melanjutkan perjalanan antarkota dalam provinsi guna mengurai kepadatan lalu lintas.
Namun sayangnya, meskipun di momen mudik lebaran. Penumpang bus yang tersedia di Terminal Mengwi dan Ubung ini tak maksimal bahkan sedikit.
Padahal tarif bus merah ini tergolong murah hanya Rp 4.400 per orang.
Pengelola Terminal Tipe A Mengwi di Kabupaten Badung, Bali, mengajak pemudik arus balik Lebaran 2024 memanfaatkan angkutan
“Interval kedatangan Trans Metro Dewata itu setiap 10 menit,” kata Kepala Seksi Prasarana Jalan, Sungai, Danau dan Penyeberangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Bali Anak Agung Oka Nirjaya, Sabtu (13/4/2024).
Ia menjelaskan trayek Terminal Mengwi masuk dalam koridor 1B yang menghubungkan Terminal Persiapan di Kabupaten Tabanan menuju Sentral Parkir di Kuta, Kabupaten Badung.
Koridor itu juga menghubungkan sejumlah titik di antaranya Terminal Ubung di Denpasar.
“Salah satu pool-nya ada di Terminal Ubung dan Terminal Mengwi merupakan salah satu perlintasan trayek,” imbuhnya.
Seorang penumpang yang menggunakan bus tersebut mengaku memilih bus Trans Metr karena nyaman dan murah.
Baca Juga: Hari Ini Diprediksi Jadi Puncak Arus Balik ke Bali Melalui Terminal Mengwi
Jadi tinggal duduk saja, tidak perlu lelah lagi kalau misalnya di jalan padat, busnya juga nyaman ada AC (pendingin ruangan),” kata pemudik arus balik, Edi Budiyanto yang menuju kawasan Ubung, Denpasar.
Penumpang lain yang hendak berangkat ke Jawa Timur melalui Terminal Mengwi, Adi mengaku memanfaatkan angkutan umum itu selain karena murah, juga ingin menikmati perjalanan.
“Soalnya saya tidak sedang buru-buru, jadi coba naik bus ini ke terminal,” kata Adi yang berangkat dari Terminal Pesiapan, Tabanan.
Saat ini Total ada 105 unit bus bantuan transportasi dari Kementerian Perhubungan itu yang memiliki kapasitas 40 orang penumpang baik yang duduk atau berdiri.
Penumpang dapat mengakses layanan bus Trans Metro Dewata itu di area angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) Terminal Mengwi. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Ajak Masyarakat Stop Beri Stigma Negatif
-
Menuju 131 Tahun, BRI Teguhkan Peran Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat
-
El Nino Menggila hingga 2027, Daerah Mana saja di NTB Bakal Segera Disiram Hujan?