SuaraBali.id - Puncak arus balik Lebaran 2024 di Lombok diperkirakan terjadi pada 15 April 2024. Perkiraan ini diprediksi oleh PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Menurut Humas Bandara Internasional Lombok, Arif Haryanto, saat ini arus balik Lebaran 2024 di bandara setempat belum meningkat signifikan karena pergerakan penumpang masih di angka 4-5 ribu penumpang dalam beberapa hari setelah Lebaran 2024.
"Arus balik masih sedikit, penumpang masih di angka 4 ribu-5 ribu orang per hari baik yang datang maupun yang berangkat pada periode awal arus balik ini," kata Humas Bandara Internasional Lombok, Arif Haryanto di Praya, Lombok Tengah, Sabtu (13/4/2024).
Sedangkan puncak arus balik hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah ini diprediksi pada H+5 Lebaran 2024 atau pada Senin tanggal 15 April 2024.
Sedangkan untuk puncak arus mudik Lebaran di Bandara Lombok terjadi pada Minggu, 7 April dengan jumlah penumpang mencapai 9.202 orang.
Berdasarkan data pergerakan penumpang di Bandara Lombok pada arus mudik 2024 yakni pada 3 April 2024 (H-7) mencapai 6.924 penumpang, 4 April 2024 (H-6) mencapai 5.999 penumpang.
Pada 5 April 2024 (H-5) mencapai 9.038 penumpang, 6 April 2024 (H-4) 8.195 penumpang, 7 April 2024 (H-3) 9.202 penumpang, 8 April 2024 (H-2) 7.645 penumpang dan 9 April 2024 (H-1) 4.741 penumpang.
"Total penggerakan penumpang arus mudik Lebaran 2024 mencapai 51.744 penumpang baik yang datang maupun berangkat," katanya.
Untuk rute penerbangan, rute penumpang terbanyak berasal dari Jakarta (CGK) sebanyak 38 persen, Surabaya (SUB) 25 persen dan Bali (DPS) 11 persen.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Wilayah Mataram Dan NTB 30 Maret 2024
“Di tengah tren kenaikan penumpang Lebaran kali ini, kami terus berupaya untuk memastikan seluruh pelayanan di Bandara Lombok berjalan optimal," katanya.
Pada periode Posko Lebaran 2024 ini, Bandara Lombok diprediksi melayani sebanyak 135.119 penumpang atau meningkat 10 persen jika dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 121.339 penumpang.
Sementara pergerakan pesawat diperkirakan mencapai 1.265 pergerakan, meningkat 10 persen dibandingkan tahun lalu dengan 1.150 pergerakan pesawat.
"Hingga saat ini tercatat ada 56 penerbangan tambahan selama periode Lebaran 2024 yang diajukan oleh empat maskapai penerbangan," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Ajak Masyarakat Stop Beri Stigma Negatif
-
Menuju 131 Tahun, BRI Teguhkan Peran Sebagai Penggerak Ekonomi Rakyat
-
El Nino Menggila hingga 2027, Daerah Mana saja di NTB Bakal Segera Disiram Hujan?