SuaraBali.id - Memasuki Bulan Ramadan, umat muslim di seluruh Indonesia diwajibkan untuk berpuasa dari terbitnya fajar hingga senja berlangsung antara 12-17 jam.
Rukun puasa adalah menahan diri dari rasa lapar dan dahaga, serta dari perbuatan-perbuatan buruk.
Salah satu sunnah dalam menjalankan puasa adalah menyegerakan untuk berbuka apabila telah nyata benar waktu terbenam matahari. Bedug maghrib yang menandai jadwal berbuka puasa sebagai pengingat berbuka.
Sangat dianjurkan bagi mereka yang berpuasa untuk berbuka dengan kurma atau makanan yang manis-manis, bisa juga dengan air putih saja.
Berikut Jadwal Buka Puasa dan Imsak Waktu Bali 24 Ramadan 1445H (Kamis, 4 April 2024)
Kabupaten Badung
· Imsak : 04.57
· Buka Puasa/Maghrib : 18.25
Kabupaten Bangli
Baca Juga: Posko Lebaran di Bandara Ngurah Rai Dibuka Untuk Antisipasi Lonjakan Penumpang
· Imsak : 04.56
· Buka Puasa/Maghrib : 18.24
Kabupaten Buleleng
· Imsak : 04.57
· Buka Puasa/Maghrib : 18.26
Kabupaten Gianyar
· Imsak : 04.57
· Buka Puasa/Maghrib : 18.25
Kabupaten Jembrana
· Imsak : 04.59
· Buka Puasa/Maghrib : 18.28
Kabupaten Karangasem
· Imsak : 04.55
· Buka Puasa/Maghrib : 18.23
Kabupaten Klungkung
· Imsak : 04.56
· Buka Puasa/Maghrib : 18.24
Kabupaten Tabanan
· Imsak : 04.57
· Buka Puasa/Maghrib : 18.25
Kota Denpasar
· Imsak : 04.57
· Buka Puasa/Maghrib : 18.25
Puasa sendiri diartikan sebagai menahan diri dari sesuatu, menahan lapar, menahan dahaga hingga menahan nafsu.
Syarat sah Puasa Ramadan ini menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkannya disertai dengan niat. Puasa dilakukan mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Puasa Ramadan merupakan pelaksanaan dari Rukun Iman yang keempat dan telah diperintahkan oleh Allah SWT Kepada seluruh hamba-Nya yang beriman.
Melansir dari Laman Dalam Islam, Allah telah berfirman dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 183, yang artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu sekalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,”
Hal ini menandakan bahwa melaksanakan Puasa Ramadan adalah wajib hukumnya, dimana hal tersebut adalah bentuk pertanggungjawaban manusia kepada penciptanya secara langsung.
Selain itu, dengan menjalankan ibadah Puasa Ramadan memiliki keterkaitan erat di antara manusia satu dengan manusia lainnya, seperti timbulnya rasa simpatik serta rasa kebersamaan, timbulnya semangat untuk saling tolong menolong dan sebagainya.
Marhaban Ya Ramadan.. Selamat Berbuka puasa.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Membara! Begini Kondisi Terkini Kebakaran Hutan di Jalur Gunung Rinjani
-
9 Tahun Wajib Pakai Busana Adat Bali, Ini Hasilnya
-
Tim Gabungan di Lombok Timur Sisir Puluhan Pondok Pesantren
-
Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu
-
Makin Seru di Pestapora 2026, BRImo Hadirkan Ragam Program Spesial