SuaraBali.id - Masyarakat Bali terkenal dengan orang-orang penyayang hewan peliharaan anjing. Bahkan anjing sudah dianggap mereka sebagai bagian dari anggota keluarga.
Tak heran jika berkunjung ke Bali banyak sekali menemui hewan peliharaan anjing. Di zaman dulu, anjing di Bali menjadi teman berburu, namun hutan di Bali sudah tidak lebat lagi dan semakin menyempit, sehingga sangat sedikit masyarakat Bali yang berburu ke hutan.
Akhirnya kini anjing lebih banyak difungsikan sebagai penjaga rumah. Suara gonggongannya yang begitu keras seringkali membuat orang takut dan berfikir bahwa anjing tersebut galak serta membahayakan.
Padahal, anjing Bali suka menggonggong lantaran ia ingin melindungi tuannya. Iya, dalam hal kesetiaan, anjing Bali tidak dapat diragukan lagi. Anjing Bali bisa dikatakan sebagai salah satu anjing yang sangat setia kepada tuannya.
Kesetiaan anjing Bali dipercaya dapat membawa hoki baik dan pengaruh positif untuk tuan dan keluarganya.
Wajar saja, bila Masyarakat Bali menjaga, merawat dan memperlakukan anjing peliharaannya seperti anggota keluarganya sendiri.
Seperti video yang beredar akhir-akhir ini. Terekam seekor anjing Tengah dimandikan oleh tuannya di sebuah Sungai kecil.
Warganet dibuat salah fokus dengan shampoo yang digunakan pria ini untuk membasuh anjingnya.
Terlihat dari rekaman video tersebut, pria ini menggunakan shampoo merk yves rocher. Iya, anjing tersebut bak sultan, lantaran keramas dengan shampoo seharga Rp 150 – Rp 240 ribu.
Baca Juga: Pamer Senpi di TikTok, Pria Bertato di Karangasem Ini Diringkus Polisi
Bahkan tak hanya rambutnya, seluruh tubuh anjing ini dibersihkan dengan menggunakan shampoo tersebut.
Video ini diunggah oleh akun Tiktok @goldenlockie dan mendapat beragam komentar dari warganet.
“Mih shampoo guguknya yves rocher,” ucap @matchaphelion dengan emoticon shock.
“Mandi boleh di tlabah yang penting sampo yves rocher,” ungkap @areumdown.
“Menangis melihat shampoo guguknyaa yves,” sahut akun lainnya.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
Terkini
-
El Nino Menggila hingga 2027, Daerah Mana saja di NTB Bakal Segera Disiram Hujan?
-
Selaras dengan Asta Cita, BRI Perkuat Pembiayaan Produktif dan Inklusi Keuangan
-
Blak-blakan Menteri Bahlil Soal Penyebab Antrean BBM di Bali dan Solusi Kilatnya
-
Aliran Dana Haram Rp12,4 Miliar Terbongkar, KPK Panggil Sejumlah Pejabat Lombok Barat
-
Asyik! Tunjangan Profesi Guru Non-ASN Cair Hari Ini, DPR Minta Jangan Ditahan-tahan