SuaraBali.id - Warga Negara Asing (WNA) di Singaraja, Bali kini lebih diawasi setelah masyarakat diajak serta untuk mengadukan tingkah lakunya.
Hal ini karena Kantor Imigrasi Singaraja, Bali, mengenalkan nomor pengaduan masyarakat yang beroperasi selama 24 jam untuk membantu petugas melakukan pengawasan terhadap WNA.
"Masyarakat dapat melaporkan warga negara asing yang tidak mematuhi peraturan perundang-undangan atau dianggap dapat mengganggu meresahkan masyarakat," kata Kepala Imigrasi Singaraja Hendra Setiawan, Rabu (15/11/2023).
Nomor pengaduan Kantor Imigrasi Singaraja adalah nomor pesan berbasis aplikasi WhatsApp melalui 0811389809.
Adapun Kantor Imigrasi Singaraja di Bali utara ini membawahi koordinasi pengawasan tiga kabupaten, yakni Buleleng, Jembrana, dan Karangasem.
Sejak Januari hingga 14 November 2023 tercatat sebanyak 14 warga negara asing (WNA) dideportasi dari wilayah kerja Kantor Imigrasi Singaraja.
Alasan WNA dideportasi, antara lain melewati izin tinggal, penyalahgunaan izin tinggal, dan terlibat tindak kriminal.
Sementara itu, berdasarkan catatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bali, sebanyak 236 orang WNA sudah dideportasi selama Januari hingga September 2023.
Sedangkan pada 2022 tercatat ada 188 orang WNA dideportasi dari Bali.
Baca Juga: Ini Dalih Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Soal Kasus Pungli di Bandara Ngurah Rai
Ratusan WNA itu dikenakan sanksi karena menyalahgunakan izin tinggal, melewati izin tinggal, melakukan tindakan kriminal hingga melanggar norma dan aturan hukum yang berlaku di Indonesia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar
-
Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali
-
Didakwa Lakukan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim Disebut Terima Rp1,2 Miliar
-
Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah
-
Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi