SuaraBali.id - Penginapan seperti Hotel, Villa hingga Resort biasanya selalu memiliki sejumlah peraturan yang wajib dipatuhi oleh pengunjung atau tamu yang menginap.
Umumnya, seperti dilarang merokok, dilarang membawa alkohol atau minuman keras hingga dilarang membawa pulang handuk hotel.
Namun berbeda dengan sebuah hotel yang ada di Bali ini, peraturan mereka seputar denda bagi tamu hotel yang sengaja mengotori hingga merusak fasilitas kamar.
Aturan ini sejatinya sudah biasa dilakukan di berbagai hotel, namun tidak semua hotel menampilkan langsung aturan tertulisnya.
Hal ini rupanya mengundang emosi seorang pria yang menjadi tamu hotel tersebut. Pria ini lantas membuat video dan berbicara dengan nada tinggi.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @punapibali, pria ini menunjukkan lembaran kertas yang ditempel di dinding hotel tersebut.
Lembaran kertas yang tertempel itu penuh dengan tulisan peraturan denda yang dikenakan oleh pihak hotel.
“(Sumpah rek aku turu ndek hotel iki yo, panggah enak turu ndek omahku dewe, tenan rek,), Sumpah teman-teman tidur di hotel ini ya ampun, tetap enak tidur di rumahku sendiri, serius,” keluhnya.
Pria ini kemudian membacakan isi lembaran tersebut berupa biaya untuk kehilangan dan kerusakan barang yang ada di kamar hotel.
Baca Juga: Ini Dalih Kepala Kanwil Kemenkumham Bali Soal Kasus Pungli di Bandara Ngurah Rai
“Untuk TV Remote Rp 150 ribu, AC Remote Rp 150 ribu, Tirai Rp 150 ribu, Alkohol Rp 200 ribu, Cangkir Rp 100 ribu, Noda/robek Rp 1 juta, Merokok Rp 100 ribu ,” isi tulisan tersebut.
Dari sekian banyak denda yang diterapkan, pria ini salah fokus dengan denda untuk noda atau robek yang menginjak angka Rp 1 juta.
“(Aku sampek wingi gak turu Kasur rek, aku turu nisor, mergo saking wedine aku,), Aku kemarin malam sampai tidur di bawah, karena aku takut kasurnya terkena noda,” ucapnya dengan lugu.
Pria ini sontak menceritakan bahwa dirinya tidak merubah sama sekali barang-barang yang ada di kamar, semuanya masih tertata rapi seperti sebelum dirinya masuk ke dalam kamar.
“Remote tetep di sini, posisi kayak semula, AC juga nggak nyala dari kemarin, panas banget. Terus ini ada air minum juga nggak aku minum, aku minum punyaku sendiri karena takut nanti disuruh bayar 200 ribu jangan-jangan,” ujarnya.
Di akhir videonya, pria ini sontak mengatakan jika ia ingin segera keluar dari hotel tersebut dan memilih untuk pulang ke rumahnya.
Berita Terkait
-
Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI
-
Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu
-
Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock
-
Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar
-
Viral Video! Kelakuan Anggota Dewan, Berawal Saling Hina Lalu Baku Pukul saat Sidang
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong