SuaraBali.id - Setelah sempat ramai di media sosial, driver ojek online yang disebut memukul pelanggannya akhirnya ditangkap pada Selasa (7/11/2023) kemarin. Pria berinisial AHSBP (25) itu ditangkap di kediamannya yang berada di kawasan Dalung, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kapolsek Kuta Utara AKBP I Made Pramasetia. Dia juga menyebut terjadinya peristiwa pemukulan itu sesuai pengakuan dari pelaku yakni karena korban tidak mau diajak berbicara.
“Sudah ditangkap tanggal 7 (kemarin), (permasalahannya) sesuai keterangan terlapor,” ujar Kapolsek Kuta Utara, AKBP I Made Pramasetia dalam keterangannya kepada suarabali.id, Rabu (8/11/2023).
Kejadian bermula saat korban berinisial NF (31) yang hendak membeli makanan di sekitar Kerobokan dengan mencari ojek online. NF kemudian dijemput pelaku AHSBP dari kawasan Dalung.
Namun, setelah berjalan sekitar 500 meter, pelaku mendadak memberhentikan sepeda motornya. Pelaku kemudian marah-marah dan menyuruh korban turun dari sepeda motornya.
NF kemudian dipukul berkali-kali ke arah muka, kepala, dan tangan NF.
“Dalam perjalanan sekitar 500 meter dari titik keberangkatan secara tiba-tiba terlapor memberhentikan sepeda motor lalu menyuruh korban turun dengan marah-marah tanpa diketahui penyebabnya,” tutur Pramasetia.
Berdasarkan keterangan viral yang tersebar di media sosial, korban mengaku tak menyaut saat diajak ngobrol karena tidak dengar.
“Kemudian terlapor langsung memukul korban berkali-kali menggunakan tangan kanan mengepal ke bagian muka, kepala dan tangan korban,” imbuhnya.
Hal ini pun membuat pelanggannya tersebut ketakutan.
Setelah dipukuli, NF berlari menjauhi pelaku dan pelaku juga langsung kabur dari lokasi. Setelahnya, NF baru melaporkan kejadian tersebut.
Setelah diselidiki, pelaku tersebut akhirnya diamankan di kediamannya yang berada di daerah Dalung. Dia kemudian juga mengakui perbuatannya karena korban saat itu tidak mau diajak mengobrol.
Sementara itu, NF mengalami luka di bagian hidung, bibir, dan pipi kiri serta luka memar di bagian tangan.
“Korban mengalami luka pada bibir, hidung, pipi kiri, memar dan sakit pada pergelangan tangan dan punggung tangan kanan,” ujarnya.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
-
Pertamax Tembus Rp16.250! Ojol dan Mahasiswa Menjerit Terpaksa Turun Kelas ke Pertalite
-
Kenaikan Harga Pertamax Hantam Pengemudi Ojol, Pendapatan Terancam Tergerus
-
Pertamax Naik Rp16.250 per Liter, Driver Ojol Khawatir Pendapatan Makin Tergerus
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi
-
Tak Masuk Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026, Bintang Real Madrid Ini Liburan ke Indonesia
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Bali Tuan Rumah Asian Games Fun Run 2026
-
Tak Perlu Bangun Dapur Baru, Kantin Sekolah di Lombok Tengah Siap Jadi Solusi Program MBG
-
Tak Disangka! Jejak AirTag Bawa Korban ke Rumah yang Penuh Helm Curian
-
Penampakan Lahan 6 Hektare Untuk PSEL Bali, Menteri LH Sebut Siap Beroperasi September 2027
-
Kasus Santri Dibakar Teman, Kejari Lombok Tengah Beri Bantuan