SuaraBali.id - Sebuah video mengenai warga negara asing (WNA) yang diduga mengemis dan meminta uang kepada pedagang viral di media sosial. WNA tersebut mengemis di Jalan Legian, Kuta, Bali.
Akun fanspage Instagram @lihatkutabali dan @denpasar.viral mengunggah video saat seorang wanita terlihat mengobrol dengan pedagang di Jalan Legian. WNA ini diduga sedang meminta uang kepada pedagang di sekitar tempat tersebut. Wanita itu nampak menjelaskan panjang lebar namun sepertinya tidak digubris oleh para pria di sekitar trotoar.
"Beredar informasi di seputaran Kuta jika ada seorang wisatawan asing melakukan aktivitas meminta-minta uang ke toko-toko, aktivitas yang berlokasi di Jalan Legian Kuta ini sempat terekam warga dari kejauhan," tulis @denpasar.viral.
Terdapat beberapa netizen yang mengaku tinggal di sekitar Kuta juga menemui WNA tersebut. Aksi WNA yang diduga mengemis itu kerap berlangsung selama dua minggu terakhir.
Publik berharap agar aksi WNA yang meminta uang segera diatensi oleh pihak terkait. Berdasarkan rekaman video, warga asing yang mengemis itu diduga berasal dari Timur Tengah.
Laporan warga sekitar mengungkap bahwa wanita ini tak hanya meminta ke pedagang, namun mengemis ke turis lain. Ia kerap membawa kereta bayi atau stroller saat meminta uang ke pedagang. Postingan video viral mengenai WNA yang mengemis di Kuta mendapat beragam komentar dari netizen.
"Saya mau adopsi bayinya. Kalau ibunya minta-minta lagi kita suruh bersih-bersih aja dulu," ungkap @mari**sa**itter888.
"Beberapa malam lalu ia masuk ke tempat area kerja kami di Sky Garden Legian. Sepasang suami istri dan membawa anak persis seperti pada video ini. Mereka meminta uang sama turis. Semoga segera diproses," balas @naib**gkes_t*ur.
"Dia sudah sering berkeliaran di sana. Waktu itu dia keliling Beachwalk Mall sambil minta-minta ke semua yang lagi makan dan ngopi di BW. Lalu kita lapor security," ungkap @an**ly*fk.
Baca Juga: Anies Baswedan Sebut Sangat Mudah Untuk Pulangkan Turis Nakal di Bali
"Meresahkan ya. Mungkin dia mau pinjam seratus," canda @trav**ust*ri.
"Mungkin WN dari Libya. Mereka ngemis minta uang beli susu. Setahuku mereka dibawa ke sini sama UN dan dikasih kos, uang makan, sama visa. Harusnya nggak ganggu warga lokal," komentar @da**d_d**kers.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel