SuaraBali.id - Warga Bali diminta agar bijak dalam menggunakan air bersih guna menghadapi kemungkinan terjadi kekeringan pada puncak musim kemarau.
Imbauan ini dinyatakan oleh Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar.
Ia menyampaikan perlunya waspada terhadap kemungkinan terjadi kekeringan di wilayah Bali Utara dan Timur.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah III Denpasar I Nyoman Gede Wiryajaya mengatakan saat ini hujan sudah 102 hari tidak turun di wilayah Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali Timur, serta wilayah Kabupaten Buleleng di Bali Utara.
Di wilayah Kubu, statusnya “awas”, sedangkan seluruh wilayah Kabupaten Buleleng dan Kecamatan Kintamani di Kabupaten Bangli berstatus "waspada" kekeringan.
BMKG mengajak masyarakat menjaga lingkungan dan menghemat penggunaan air bersih.
Menurut data Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, pada 2021 konsumsi air bersih di sembilan kabupaten dan kota di Pulau Dewata mencapai 98,4 juta meter kubik dan 79,3 juta meter kubik di antaranya untuk keperluan rumah tangga.
Data Status Daya Dukung Air Pulau Bali yang dipublikasikan oleh Pusat Pengendalian dan Pembangunan Ekoregion Bali dan Nusa Tenggara tahun 2021 menunjukkan, sumber air di Bali meliputi air permukaan (sungai dan danau) serta air tanah.
Di Bali, ada 570 mata air dengan total debit air 442,39 juta meter kubik per tahun. Sementara itu, tampungan air danau dan waduk di Bali mencapai 1,036 juta meter kubik.
Selain itu, Bali memiliki potensi air tanah hingga 8.000 juta meter kubik. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Persib Kebobolan 4 Gol dalam 2 Laga, Ini Kata Bojan Hodak
-
Jakarta Siaga Kemarau Panjang, Pemprov Dorong Tanam Pangan Alternatif hingga Manfaatkan Air AC
-
Boni Hargens Puji Langkah Cerdas Kapolri Listyo Sigit: Dari Sport Tourism hingga Satgas Haji 2026
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan: Salurkan Rp93,2 Triliun untuk Pembiayaan Ramah Lingkungan
-
Warga Serahkan Elang Tikus Terjerat dan Bayi Lutung ke BKSDA