SuaraBali.id - Sebanyak 566 warga negara asing (WNA) yang ditolak datang ke Bali. Jumlah tersebut berdasarkan data dari Januari hingga Juni 2023.
Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Putu Suhendra Tresnadita mengatakan bahwa penolakan ini terkait beberapa hal.
Diantaranya, WNA tersebut bersangkutan tidak memiliki visa ada 219 kasus, masa berlaku paspor lebih dari enam bulan (45), pencekalan (5), notice Interpol (16), kasus paedofilia (4), dan alasan lainnya (277).
Selanjutnya ada pula penolakan yang terjadi di Imigrasi Ngurah Rai, yakni WNA dari Indonesia ke Inggris. Tetapi, WNA tersebut ditolak oleh Inggris dan dikembalikan ke Indonesia.
"Kedatangannya kami tolak. Dan arahkan berangkat ke negaranya,” ungkap Suhendra.
Saat ini Bandara I Gusti Ngurah Rai telah melayani 9.743.788 penumpang pada periode Januari-Juni 2023. Rinciannya, 5.195.806 penumpang internasional dan 4.547.982 penumpang domestik.
WN Australia masih menjadi warga negara yang paling banyak datang Bali pada Juni 2023.
Berdasarkan catatan Kantor Imigrasi Khusus Kelas I TPI Ngurah Rai, terdapat 124.260 WNA Australia datang melalui Bandara Ngurah Rai.
Kemudian India sebanyak 52.424 orang, dan Tiongkok 30.339 orang.
Berita Terkait
-
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
-
Imigrasi Jaring 45 WNA di Kalibata City, 41 Orang Tercatat Pemegang Izin Investor Asing
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
-
Tiga Srikandi TelkomGroup Bagikan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026
-
Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG