SuaraBali.id - Kedatangan para kepala negara di KTT ASEAN di Labuan Bajo, Manggarai, NTT juga membuat Bali sibuk mempersiapkan pengamanan yang ketat.
Hal ini karena delegasi KTT ASEAN banyak yang memilih menginap di Bali meski acaranya ada di NTT.
Seperti halnya penginapan Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah yang menginap di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, selama pergelaran KTT ASEAN di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.
Hal ini pun membuat Kepolisian Daerah Bali menyatakan fokus pada pengamanan tempat yang akan didatangi Sultan Brunei Darussalam di Bali.
"Kepala negara yang akan menginap di Bali selama pelaksanaan KTT ASEAN pada tahun 2023 berlangsung, yaitu Kepala Negara sekaligus Perdana Menteri Brunei Darussalam Sultan Hasanah Bolkiah," kata Karo Ops Polda Bali Komisaris Besar Polisi Nuryanto saat menggelar apel kesiapan pasukan di halaman Mapolda Bali, Selasa (9/5/2023).
Tak hanya fokus pada penginapan tamu VVIP, Sultan Brunei Darussalam, Polda Bali juga menjaga pesawat beserta kru selama berada di Bali.
Kendati lokasi pelaksanaan KTT Ke-42 ASEAN berfokus di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, namun Bali tetap melakukan pengamanan khusus bagi penyelenggaraan side event maupun tamu VVIP.
Ini karena adanya kepala negara dan delegasi negara ASEAN akan mendarat atau transit di Bandara I Gusti Ngurah Bali sebelum melaksanakan perjalanannya ke Labuan Bajo.
"Selain mengamankan kepala negara dan delegasi, Polda Bali juga turut serta mengamankan pesawat dan kru penerbangan para kepala negara ASEAN yang akan parkir di Bandara I Gusti Ngurah Rai," kata Kombes Pol. Nuryanto.
Baca Juga: Delegasi KTT ASEAN Lebih Pilih Menginap di Bali Ketimbang di Labuan Bajo
Pesawat kepala negara diparkir di Bali karena Bandara Komodo di Labuan Bajo memiliki keterbatasan kapasitas parkir pesawat dan tidak mampu menampung seluruh pesawat para kepala negara yang akan menghadiri KTT ASEAN.
Dalam mendukung pengamanan kegiatan KTT ASEAN di Labuan Bajo, kata Kombes Pol. Nuryanto, Polda Bali juga turut melaksanakan operasi pengamanan dengan sandi Operasi Puri Agung III-2023.
Operasi tersebut selama 3 hari, 9—11 Mei 2023, dengan melibatkan 448 personel yang terbagi ke dalam enam satuan tugas (satgas).
Selanjutnya, personel yang terlibat akan melaksanakan pengamanan pada beberapa lokasi seperti Bandara I Gusti Ngurah Rai, rute perjalanan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju Hotel Grand Hyatt Nusa Dua sebagai lokasi menginap Sultan Brunei Darussalam maupun lokasi menginap para kru pesawat kenegaraan di seputaran kawasan Nusa Dua, Badung.
Konsep pengamanan ini akan mengusung zonasi dan pola ring pengamanan yang akan berkolaborasi, baik dengan unsur TNI maupun pemangku kepentingan terkait lainnya.
Meski sudah berpengalaman, ia berharap seluruh personel tak meremehkan situasi di lapangan.
Berita Terkait
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
4 Parfum Lokal dari Bali yang Wanginya Premium dan Banyak Dicari di Shopee
-
Prabowo Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Pilih Fokus Selesaikan Urusan Dalam Negeri
-
Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Harga Oli Motor Terus Meroket, Begini Cara Mengetahui Oli Palsu
-
Modus Licik S: Janjikan Lokasi Makan Bergizi Gratis, Warga Rugi Rp950 Juta
-
Kronologi Pemerkosaan Turis Korea di Gili Trawangan
-
Vonis Empat Koruptor Proyek Chromebook Lombok Timur Diperberat di Tingkat Banding
-
Sikat Habis Harta Koruptor, Kejari Lombok Tengah Setor Rp3,1 Miliar ke Kas Negara