SuaraBali.id - Atlet Israel diputuskan tak ikut serta dalam ANOC World Beach Games (AWBG) 2023. Namun hal ini ternyata tidak diterima begitu saja oleh Israel.
Belakangan muncul tuntutan Komite Olimpiade Israel untuk tampil dalam ajang olah raga internasional tersebut di Bali.
Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Dito Ariotedjo, mengatakan bahwa Israel tidak termasuk dalam 69 negara yang berpartisipasi dalam pertemuan Chef de Mission (CdM) Meeting 2nd ANOC World Beach Games 2023.
"Sudah, aman. Tidak ada masalah, komite Olimpiade sudah merilis negara yang ikut pada 27 April. Saya tidak melihat nama Israel. Jadi tidak menjadi polemik, clear tidak ada penolakan," katanya.
Namun hal ini rupanya membuat Israel tidak terima dan bakal menuntut hak mereka kepada Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Asosiasi Komite Olimpiade Nasional (ANOC) agar tetap bisa berpartisipasi dalam ajang yang digelar di Bali.
"Setelah banyak percakapan dengan ketua Komite Olimpiade Internasional dalam beberapa bulan terakhir, sebuah surat dikirimkan kepada Presiden dan CEO ANOC yang mengklarifikasi bahwa atlet Israel akan berpartisipasi dalam ANOC hanya jika mereka diberi kondisi yang sama kepada orang-orang dari negara lain," terang Komite Olimpiade Israel dilansir Ynet News.
"Perlu dicatat bahwa IOC terus berhubungan dengan kami mengenai masalah ini, dan kami yakin bahwa mereka akan menjunjung kesetaraan dan hak Negara Israel untuk bersaing dalam kompetisi apa pun di seluruh dunia, seperti yang telah dilakukan sepanjang tahun," tandas mereka.
Sebelumnya penolakan atlet Israel ini berawal dari Piala Dunia U-20 2023 batal digelar di Indonesia karena banyaknya penolakan terhadap Timnas Israel. Namun tak sampai situ, Gubernur Bali Wayan Koster ternyata juga tak mau Israel tampil di World Beach Games 2023.
"Saya tegaskan berita ini tidak benar, sikap saya tetap konsisten menolak kehadiran Tim Israel dalam World Beach Games di Bali tahun 2023," kata Koster dalam pernyataan tertulis.
Baca Juga: Pelaku Video Mesum Gelang Tridatu Ditangkap, Polda Bali Kini Sasar Para Penyebar Lain
Berita Terkait
-
Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Dubes Dipanggil Amerika Usai PM Malaysia Berani Tolak Israel, Menlu: Kami Tak Akui Rezim Zionis
-
4 Warga Palestina Tewas Ditembak dengan Brutal oleh Pemukim Israel, 3 Orang Kritis
-
Indonesia dan 7 Negara Muslim Kecam Serangan Israel ke Al-Aqsa
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Bukan Sekadar Diskriminasi, Event Lari Khusus Bule di Bali Ternyata Belum Kantongi Izin?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli