SuaraBali.id - Di hari minus 6 Idul Fitri 2023, masyarakat yang berasal dari Bali banyak memenuhi Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana untuk menyebrang ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Terpantau melalui Live Report angkutan lebaran 2023 pada Senin (17/4/2023) pukul 01.00 WITTA dari Pelabuhan Gilimanuk sejumlah kendaraan hendak mengantre di dermaga ponton Pelabuhan Gilimanuk.
Menurut Staf Satpel Gilimanuk, Ditjen Hubungan Darat, Ikhwan Nasri Zain kendaraan pribadi dan penumpang masih mendominasi penyebrangan dari dan menuju Kapal penyebrangan.
“Untuk lapangan parkir masih didominasi kendaraan pribadi,” ujarnya dalam live report Ditjen Hubdat BPTD XII Bali-NTB.
Sedangkan beberapa akun media sosial juga melaporkan terjadi antrean di loket masuk Pelabuhan. Kendati ramai didominasi kendaraan pribadi namun masih lancar.
Berita Terkait
-
Pendaftaran Mudik Lebaran Gratis 2026 Resmi Dibuka, Daftar di 7 Link Ini Sebelum Kehabisan!
-
Siap-Siap Sambut Lebaran Dua Kali dalam Setahun, Kapan Tepatnya dan Kenapa Bisa Terjadi?
-
Mencicipi Donat Artisan yang Unik dan Autentik, Cita Rasa Bali di Setiap Gigitan
-
Pemerintah Siapkan Insentif Lebaran 2026, Ada Diskon Tiket Pesawat
-
Mobil Keluarga Kecil untuk Mudik: Irit, Nyaman, dan Kuat Nanjak, Nggak Sampai 100 Jutaan
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis