SuaraBali.id - Presiden Joko Widodo resmi menerbitkan Peraturan Presiden (PP) nomor 23 tahun 2023 tahun 2023 tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali. KEK Kura-Kura Bali nantinya akan berlokasi di kawasan seluas 498 hektar di Pulau Serangan, Denpasar, Bali.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali Tjokorda Bagus Pemayun optimis mengenai potensi pariwisata yang dihadirkan oleh KEK Kura-Kura ini. Terlebih, dia menggarisbawahi potensi wisata pendidikan yang akan dihadirkan di kawasan tersebut.
“KEK (Kura-Kura) itu kan bagian dari kawasan ekonomi khusus, pasti potensi besar. Kalau yang di Serangan di sana kan ada education tourism juga. Dengan adanya kampus itu potensinya besar sekali,” ujarnya saat dihubungi pada Senin (10/4/2023).
Pemayun bahkan menyebut kawasan wisata edukasi di KEK Kura-Kura sudah bekerja sama dengan kampus ternama dunia. Sejauh ini, dia menyebut sudah ada dua universitas yang bekerja sama seperti Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Amerika Serikat dan SiChuan University di Tiongkok.
“Biasanya kita belajar ke Singapura, Malaysia, Swiss. Ini kan kerja sama dengan MIT dan (Universitas) SiChuan itu, jadi seluruh dunia bisa datang,” imbuh dia.
Sementara itu, pengamat sekaligus guru besar Universitas Pendidikan Nasional Ida Bagus Raka Suardana menilai potensi pariwisata yang dihasilkan oleh KEK Serangan dapat mencapai 30 persen. Namun, wisatawan yang berminat untuk mengunjungi KEK Kura-Kura dinilai lebih condong kepada turis domestik.
Raka menyebut hal itu dikarenakan kawasan KEK Kura-Kura akan didominasi kawasan wisata buatan ketimbang wisata alam. Dia menilai turis-turis asing lebih berminat dengan wisata alam saat mengunjungi Bali.
“Karena ini destinasi yang dibuat bukan destinasi asli tentu domestik yang lebih banyak. Kalau (turis) Eropa senangnya (objek wisata) yang asli seperti Ubud. Mungkin 60 dan 70 (persen domestik), kalau bule sudah biasa melihat seperti itu,” ujarnya saat dihubungi pada Senin (10/4/2023).
Selain itu, Raka juga menyebut hadirnya KEK Kura-Kura akan berdampak besar dari segi lapangan pekerjaan. Masyarakat Bali diminta untuk bersiap untuk berebut lapangan pekerjaan yang akan banyak tersedia nanti.
Pasalnya, jika lengah maka lapangan pekerjaan yang tersedia akan habis karena pekerja dari luar Bali juga meminati peluang tersebut.
“Masyarakat Bali harus bersiap dengan kerjaan di sana, jangan lengah. Kalau kita tidak siap ya terpaksa dari luar yang datang bekerja atau tenaga kerja,” imbuh Raka.
Kawasan Ekonomi Khusus Kura-Kura Bali, Serangan merupakan satu dari dua KEK yang ada di Bali selain KEK Sanur. Nilai investasi di KEK Kura-Kura Bali dinilai mencapai Rp104 Triliun dalam 30 tahun ke depan.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
-
Lebih 50 Ribu Nyawa Melayang: Perempuan dan Anak Jadi Korban Mayoritas Agresi Israel
-
Bali United Incar 4 Pemain Timnas Indonesia yang Segera Habis Kontrak di Klub Luar Negeri
-
Media Malaysia: Jordi Amat Diincar 2 Klub Indonesia
-
Media Malaysia Ribut Pemain Keturunan Indonesia-Spanyol Diincar Persib Bandung dan Bali United
-
JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Koster Perintahkan Pasar Tradisional di Bali Berhenti Gunakan Tas Kresek Saat Berjualan
-
Waspadai Cuaca Laut Saat Arus Balik Lebaran: Gelombang di Selat Bali dan Lombok Capai Dua Meter
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu