SuaraBali.id - Upacara Melasti menjadi rangkaian ritual wajib yang dilakukan umat Hindu tiap tahun menjelang Nyepi.
Upacara Melasti biasanya dilakukan di pantai dimana umat Hindu datang bersama-sama dan menghaturkan sesaji.
Ada makna dari upacara Melasti yang dilakukan ini, dikutip dari situs resmi Kabupaten Buleleng, berikut penjelasan makna upacara Melasti sebelum Nyepi.
Makna Upacara Melasti
Terdapat beberapa tujuan yang menjadi dasar makna upacara Melasti.
Hal ini tertulis pada sebuah Lontar Sunarigama dan Sanghyang Aji Swamandala yang dirumskan dalam bahasa Jawa Kuno, yang berbunyi, ‘Melasti ngorania ngiring prewatek dewata angayutaken laraning jagat, papa klesa, letuhing bhuwana’.
Dari lontar tersebut, tujuannya adalah sebagai berikut.
1. Ngiring prewatek dewata, mengacu pada upacara yang didahului dengan pemujaan pada Sang Hyang Widhi dan segala manifestasinya.
Agar semua upacara dapat berjalan sesuai dengan tuntunan dari sang Dewata, sehingga semua lancar dan tidak muncul hambatan dalam bentuk apapun.
Baca Juga: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Suci Nyepi 2023 Dengan Makna yang Bijak
Melasti juga dilaksanakan dengan menyajikan sesaji berupa canang (berbentuk rangkaian bunga di dalam tempat janur) dan dupa, sebagai persembahan pada Ida Bhatara yang hadir pada upacara ini.
2. Angayutaken laraning jagat, yang berarti menghanyutkan penderitaan masyarakat.
Tujuan berikutnya adalah untuk membuat umat Hindu melenyapkan penyakit sosial dan penyakit di dalam pikiran, hingga wabah penyakit yang menimpa masyarakat luas.
3. Papa kelesa, berarti Melasti memiliki tujuan untuk menuntun umat Hindu utnuk menghilangkan kepapaannya secara individual.
Sedikitnya ada lima sifat yang membuat seseorang menjadi papa, yakni kegelapan atau mabuk yang disebut awidya, kemudian egois yang disebut dengan asmita, mengumbar hawa nafsu yang disebut dengan raga, sifat pemarah atau pendendam yang disebut dengan dwesa, dan rasa takut tanpa sebab yang disebut dengan adhiniwesa.
4. Letuhing buwana, artinya alam yang kotor.
Berita Terkait
-
Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality
-
Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?
-
Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia
-
Tegar atau Pengecut? Mengapa Pilihan Cinta Sunset Bersama Rosie Bikin Emosi
-
Menikmati Seafood Segar dengan Panorama Sunset yang Ikonik di New Furama
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!
-
Balon Gas Meledak Saat Perayaan Hari Koperasi di Bali, 11 Orang Terluka