SuaraBali.id - Pengurus Perindo Kota Mataram membakar atribut partai berupa seragam dan Kartu Tanda Anggota (KTA) hingga plang partai tersebut. Pembakaran ini buntut dari kekecewaan terhadap pengurus yang baru.
Mantan Ketua DPD Perindo Kota Mataram, Muhammad Rivai Gunawansyah mengatakan pembakaran itu terjadi pada Senin (13/3/2023).
Aksi ini buntut kekecewan pengurus terhadap pengurus baru. Berdasarkan surat keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh Ketua DPW Perindo NTB Muhammad Khairul Rizal, kini Ketua DPD Partai Perindo Kota Mataram dinakhodai Zammatur Rahili.
“Enggih, kemarin itu berlangsung (Pembakaran.Red),” aku Rivai Gunawansyah kepada Suara.com, Selasa (14/3/2023).
Ketiga kader Perindo yang melakukan aksi pembakaran itu antara lain mantan ketua DPD Perindo Kota Mataram, Muhammad Rivai Gunawansyah, Mukhsan Fikri, serta Zamroni.
Aksi itu bukan hanya bentuk kekecewaan tetapi ketiganya juga akan mengundurkan diri dari partai besutan Hary Tanoesoedibjo tersebut.
“Resmi keluar dari Perindo dan akan ke partai lain”, katanya.
Hingga saat ini, setelah hengkang dari Perindo, Rivai Gunawansyah belum memberikan keterangan jelas akan berpindah ke partai yang lain.
Seperti yang dilakukan mantan Ketua DPW Perindo NTB Lalu Athar Fathillah dan sekretarisnya, Abdul Majid.
Baca Juga: Arus Lalu Lintas di Beberapa Wilayah Mataram Akan Direkayasa Saat Pengarakan Ogoh-ogoh
“Masih dirahasiakan mohon waktu untuk publikasi,” pungkasnya.
Hingga Selasa sore, Ketua DPW Perindo NTB Muhammad Khairul Rizal belum memberikan keterangan mengenai aksi pembakaran atribut partai yang dilakukan mantan kader Perindo di Mataram.
Kontributor : Tony Hermawan
Berita Terkait
-
Harga Rp20 M tapi Cepat Rusak! Dugaan Korupsi Mesin Pengolah Sampah Pemkab Lombok Diusut Kejati
-
Keruntuhan Wibawa Mataram di Perlawanan Penguasa Madura Atas Hegemoni Jawa
-
Momentum MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Terus Meningkat
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Santriwati Berkedok Pengobatan
-
Bezzecchi Juara di Mandalika, Aprilia Cetak Sejarah
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG