Scroll untuk membaca artikel
Eviera Paramita Sandi
Selasa, 07 Februari 2023 | 17:37 WIB
Ilustrasi pekerja migran. [Istimewa]

Saat ini, keluarga tengah berupaya memulangkan Nurul Hidayati. Pihaknya pun sudah menghubungi Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) NTB guna mendapatkan bantuan dan berharap keluarga dapat dipulangkan.

"Kami sudah hubungi SBMI NTB", akunya.

Dirinya mengakui, jika keluarga menanti kepulangan Nurul. Banyak peruntungan sudah dicoba, mulai dari biaya mandiri sekitar Rp 10 juta rupiah.

Namun belum mendapatkan kejelasan hingga saat ini. Malah keluarga menelan kecewa, Rp 2,5 juta rupiah dipotong dengan dalih untuk biaya transportasi.

Baca Juga: Muncul Spanduk Diduga Penolakan Kedatangan Anies Baswedan di Lombok

Keluarga Nurul pun kini meminta bantuan SBMI NTB.

"Orang tua kasihan, sudah lama menunggu. Keluarga di sini panas (marah) mau demo,” keluhnya.

Ketua SBMI NTB, Usman mengatakan PMI ini berangkat sekitar tahun 2008. Pihak SBMI pun sudah menerima pengaduan dari keluarga Nurul Hidayati sekitar tujuh bulan lalu.

Namun sampai hari ini belum mendapatkan kejelasan.

"Keluarganya bilang sudah di hubungi oleh PMI tersebut katanya sudah di KBRI tetapi belum pulangkan  makanya kami minta kawan kawan SBMI di sana untuk cari informasinya,” aku Usman.

Baca Juga: Video Nenek Mandi Lumpur di Lombok Tengah Dihapus TikTok

Kontributor : Toni Hermawan

Load More